Kompas.com - 18/01/2021, 12:55 WIB
Taman Nasional Lorentz Taman Nasional Lorentz

KOMPAS.com – Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK) Nandang Prihadi mengatakan, Indonesia memiliki 556 kawasan konservasi dengan jumlah total luas wilayah secara keseluruhan sekitar 27,14 juta hektar.

Kendati demikian, dia menegaskan bahwa dari 556 kawasan konservasi tersebut, hanya beberapa saja yang boleh dikunjungi masyarakat untuk kegiatan wisata.

“Kalau orang bilang kalau kawasan konservasi tidak boleh lakukan apa-apa, sebetulnya tidak. Ada beberapa yang bisa dimanfaatkan, tapi tentu saja dengan aturan yang sangat ketat yang harus dilakukan oleh yang terlibat dalam pengelolaan kawasan konservasi itu,” ujarnya.

Baca juga: TN Alas Purwo Buka Lagi, Wisatawan Tidak Perlu Rapid Test

Hal tersebut dia ungkapkan dalam webinar Indonesia Adventure Travel Trade Association (IATTA) bertajuk “Membangkitkan Kembali Pariwisata Indonesia Melalui Wisata Petualangan” pada Kamis (14/1/2021).

Untuk kegiatan wisata, hal tersebut masuk dalam kategori pemanfaatan yang merupakan satu dari tiga jenis tujuan konservasi di Indonesia selain untuk perlindungan dan pengawetan.

Hal tersebut tertera dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Dari 556 kawasan konservasi, sebanyak 214 unit masuk dalam kategori cagar alam, 80 unit dalam kategori suaka margasatwa, dan 54 unit dalam kategori taman nasional (TN).

Selanjutnya sebanyak 134 unit masuk dalam kategori taman wisata alam (TWA), 34 unit dalam kategori taman hutan raya (Tahura), dan 29 unit masuk dalam kategori kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam (KSA/KPA).

Baca juga: 10 Tips Liburan ke TN Baluran di Situbondo, Jangan Pakai Sandal Jepit

“Kegiatan wisata hanya boleh di taman nasional, di taman wisata alam, di taman hutan raya, dan sangat terbatas di suaka margasatwa (SM). Yang lainnya jangan lah, cagar alam jangan walau banyak yang nyuri-nyuri (berkunjung),” tutur Nandang.

Untuk TN, beberapa yang dapat dikunjungi untuk kegiatan wisata adalah TN Gunung Leuser, TN Bukit Duabelas, TN Kerinci Seblat, TN Bukit Tigapuluh, TN Gunung Ciremai, TN Alas Purwo, TN Baluran, TN Sebangau, TN Tanjung Puting, TN Bantimurung Bulusaraung, dan TN Aketajawe Lolobata.

Sadengan, salah satu titik yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur.ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Sadengan, salah satu titik yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca juga: Taman Nasional Terluas di Asia Tenggara Ada di Papua

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.