Kompas.com - 09/05/2021, 10:10 WIB
Suasana Alun-Alun Kota Batu, Jawa Timur pada Jumat (8/1/2021) malam KOMPAS.com/ANDI HARTIKSuasana Alun-Alun Kota Batu, Jawa Timur pada Jumat (8/1/2021) malam

MALANG, KOMPAS.com - Pengelola wisata di Malang memprediksi tidak akan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan saat libur lebaran.

Tentu saja hal itu disebabkan pembatasan mobilisasi masyarakat antarwilayah akibat adanya larangan mudik yang berlaku hingga 17 Mei 2021.

"Kayaknya belum bisa tinggi tingkat kunjungan sampai dengan tanggal 17 Mei 2021 karena pembatasan antarwilayah atau aglomerasi," kata kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Libur Lebaran, Wisatawan yang Ingin ke Malang dan Batu Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Sujud yang juga merupakan Direktur Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu memprediksi kunjungan wisatawan baru akan naik setelah tanggan 17 Mei 2021 atau setelah larangan mudik selesai.

"Insyaallah setelah tanggal 17 lebih tinggi kunjungan wisatawan," ujar dia.

Sujud memprediksi jumlah kunjungan wisatawan pada libur lebaran nanti hanya berkisar di angka 10 persen dari total kapasitas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejumlah wisatawan saat menikmati kebun bunga di lokasi wisata Selecta, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (16/7/2017)KOMPAS.com / Andi Hartik Sejumlah wisatawan saat menikmati kebun bunga di lokasi wisata Selecta, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (16/7/2017)

Setelah larangan mudik itu, diharapkan jumlah kunjungan meningkat menjadi 30 persen. Sementara, kuota maksimal setiap tempat wisata sebanyak 50 persen dari total kapasitas sesuai protokol kesehatan.

"Estimasi di libur Idul Fitri rata-rata di bawah 10 persen dari kapasitas sampai dengan tanggal 17. Tanggal 17 ke atas semoga bisa mencapai 30 persen," katanya.

Persiapan sambut libur lebaran

Saat masa libur lebaran, persyaratan bagi wisatawan juga diperketat. Salah satu syarat adalah harus membawa surat bebas Covid-19.

Meski begitu, pihaknya tetap bersiap menyambut wisatawan libur lebaran dengan memperketat protokol kesehatan dan perawatan wahana wisata.

"Banyak persiapan untuk prokes dan tentunya perawatan wahana dan fasilitas-fasilitas agar bisa maksimal," katanya.

Baca juga: Ngabuburit di Kota Malang, Kunjungi 5 Tempat Wisata Ini

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni memprediksi hal yang sama. Menurutnya, kunjungan wisatawan saat libur lebaran tidak akan maksimal.

"Tempat wisata dibuka, tetapi kecenderungannya memang menurun, sehingga kampung-kampung tematik tidak penuh mereka membuka. Kalau Kota Malang destinasinya yang ditonjolkan destinasi kampung tematik," tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.