Kompas.com - 26/06/2021, 16:04 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Malang meminta pengelola tempat wisata untuk memprioritaskan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Hal ini seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 di berbagai daerah dan diberlakukannya pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro oleh pemerintah pusat.

"Di Malang selama ini tetap kita tekankan kepada pengelola semua destinasi untuk prokes menjadi yang utama," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga: Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajahi Wisata Malang Raya Terbaru

Made mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi terkait dengan PPKM mikro tersebut. Dalam rapat itu disepakati supaya camat memantau semua tempat di wilayahnya.

Camat juga diberi kewenangan untuk menutup tempat yang dinilai berisiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19.

"Saat rapat koordinasi tentang Covid-19 minggu lalu, camat selaku pengampu wilayah di kecamatan yang melingkupi destinasi harus memantau masing-masing destinasi karena PPKM mikro. Kalau memang dipandang perlu untuk dievaluasi dengan ditutup, menjadi kewenangan camat setempat," ujar Made.

Coban Rondo atau air terjun janda di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (10/7/2018)KOMPAS.com / Andi Hartik Coban Rondo atau air terjun janda di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (10/7/2018)

Sementara itu, aturan untuk tempat wisata tidak ada yang berubah. Kuota kunjungan maksimal tetap sebesar 50 persen dari total kapasitas.

Made mengatakan bahwa selama pandemi, kunjungan wisatawan di Kabupaten Malang belum pernah mencapai batas maksimal 50 persen.

"Kondisi saat ini masih sepi. Tidak sampai 50 persen tingkat kunjungan ke destinasi-destinasi," jelasnya.

Baca juga: 30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Diketahui, Kabupaten Malang menyimpan beragam destinasi wisata. Salah satunya adalah wisata di pantai selatan. Di lokasi itu, ada banyak pantai dengan beragam pesona keindahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.