Kompas.com - 09/01/2022, 16:18 WIB

KOMPAS.com - Jepang punya perayaan khusus di hari Senin kedua setiap Januari, yakni Seijin no Hi atau Hari Kedewasaan.

Menurut The Culture Trip, liburan ini adalah tentang menyambut remaja negara itu menjadi dewasa dan merupakan ritual peralihan yang penting bagi semua anak muda Jepang

Ritual ini bahkan sudah dijalankan sejak ratusan lalu. Mari ikuti lebih lanjut kisah tentang Hari Kedewasaan di Jepang.

Peserta Hari Kedewasaan di Jepang

Lalu, siapa saja yang mengikuti upacara Hari Kedewasaan di Jepang?

Ini terbuka untuk siapa saja. Menurut BBC, di Jepang, usia kedewasaan diatur sejak 1876. Namun, pada 2018 pemerintah memberlakukan undang-undang dan menurunkan usianya menjadi 18 tahun, yang mulai berlaku pada 2022.

Perubahan terbesar adalah bahwa pasangan Jepang tidak lagi memerlukan persetujuan orangtua untuk menikah.

Saat ini, pria berusia di atas 18 tahun dan wanita berusia 16 tahun ke atas boleh menikah, tetapi hanya dengan izin orangtua mereka.

Pakaian upacara Hari Kedewasaan

Ilustrasi wanita Jepang dengan kimono.PEXELS/SATOSHI HIRAYAMA Ilustrasi wanita Jepang dengan kimono.

Para wanita lebih suka mengenakan kimono atau furisode -kimono berlengan panjang, untuk wanita yang belum menikah.

Menurut BBC, biasanya kimono yang dikenakan memiliki warna-warna cerah dan cantik.

Sementara pria, biasanya lebih suka mengenakan pakaian formal ala Barat atau bahkan kimono pria tradisional dengan hakama.

Waktu dan tempat penyelenggaraan

Karena mereka yang hadir menggunakan pakaian dengan warna-warna terang, para fotografer kerap datang untuk mengabadikan gambar.

Mereka yang berpartisipasi dan keluarganya berkumpul sekitar pukul 11.30 untuk berfoto dan berpidato.

Biasanya, wali kota atau perwakilannya akan hadir untuk memberi ucapan selamat datang pada kehidupan dewasa dan mengingatkan mereka akan tanggung jawab yang diemban.

Di perkumpulan yang lebih besar, acara mungkin ikut diramaikan oleh sajian musik langsung.

Hari Kedewasaan telah menjadi hari libur umum dan upacara dilakukan di seluruh negeri, seperti di balai kota, kantor lingkungan, dan tempat penyelenggaraan acara pemerintahan lainnya.

Kota-kota besar akan menjadi tuan rumah. Di Tokyo, misalnya, upacara dilakukan di kantor Shinjuku dan Shibuya Ward, serta banyak diliput media.

Setelah acara, mereka yang hadir akan berfoto-foto, berdoa, saling mengucapkan selamat, dan bahkan pergi berpesta bersama teman-teman sebaya.

Tahun ini mayoritas diadakan online

Tahun ini, seperti dikutip Antara dari Kantor Berita Kyodo, Minggu (09/01/2022), kota-kota di Jepang sedang berjuang untuk menyelenggarakannya dengan aman setelah peningkatan gelombang kasus Covid-19 di negara tersebut.

Infeksi nasional mencapai angka tertinggi dalam empat bulan, mencapai 6.200 pada Jumat (07/01/2022), tiga hari sebelum penyelenggaraan Hari Kedewasaan pada 10 Januari.

Untuk itu, banyak penyelenggaraan Hari Kedewasaan yang dilakukan secara virtual atau dalam kelompok terpisah.

Di Okinawa dan sebagian perfektur Hiroshima dan Yamaguchi, misalnya, merupakan daerah yang paling terdampak penyebaran varian Omicron. Daerah tersebut ditempatkan di bawah keadaan darurat hingga akhir bulan ini dan banyak perayaan upacara tahunan dibatalkan atau ditunda.

Pesert Hari Kedewawasaan sendiri terus berkurang dari tahun ke tahun.

Diduga ini diakibatkan rasio kelahiran yang rendah. Namun, media-media Jepang juga menyoroti faktor lainnya, seperti harga pakaian formal yang mahal dan tidak mau masuk ke kedewasaan hanya karena angkanya.

Baca juga: 7 Tempat Wisata ala Jepang di Indonesia, Banyak Spot Foto bak di Negeri Sakura

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.