Kompas.com - 02/04/2022, 11:11 WIB

KOMPAS.com - Museum Nasional di Jakarta baru saja meluncurkan Ruang ImersifA, Kamis (31/3/2022), instalasi pameran video mapping.

Sesuai dengan namanya, Ruang ImersifA memanfaatkan teknologi imersif untuk menciptakan interaksi dengan pengunjung.

Nantinya setelah dibuka untuk masyarakat umum, kapasitas kunjungan ke Ruang ImersifA adalah 30 orang per sesi.

Baca juga:

Lantas, apa saja aktivitas yang bisa dilakukan di instalasi baru ImersifA? Berikut alternatifnya, berdasarkan pengalaman Kompas.com saat berkunjung.

1. Menikmati tayangan audio visual interaktif

Dalam satu ruangan berukuran 12 x 21 meter, pengunjung dapat melihat video animasi yang menceritakan sejarah perjalanan Nusantara.

Tayangan yang berdurasi selama 30 menit ini diproyeksikan dengan kurang lebih 20 proyektor dari Panasonic yang menciptakan sudut 360 derajat.

Suasana Instalasi ImersifA, Ruang Baru Imajinasi di Museum Nasional, Kamis (31/3/2022).KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Suasana Instalasi ImersifA, Ruang Baru Imajinasi di Museum Nasional, Kamis (31/3/2022).

Oleh karena itu, baik pada dinding maupun lantai ada karakter bergerak yang membuat pengunjung seolah merasa berada dalam cerita tersebut.

Tak hanya dimanjakan secara visual, tayangan ImersifA dilengkapi efek suara maupun musik yang mendukung suasana. Pancaran kilauan sinar dan tampilan visualisasi yang menarik ini diketahui digarap sekelompok tim seniman asli Indonesia.

2. Membuat konten dengan latar estetik

Tak hanya memanjakan mata dan telinga, ruangan instalasi ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat berfoto.

Dengan pencahayaan gelap, animasi yang kaya akan warna ini menjadi perpaduan yang kontras dan indah bila ditangkap kamera.

Suasana instalasi ImersifA di Museum Nasional, Kamis (31/3/2022)KOMPAS.com/Faqihah Muharroroh Itsnaini Suasana instalasi ImersifA di Museum Nasional, Kamis (31/3/2022)

Ada beberapa spot estetik yang bisa menjadi alternatif tempat berfoto. Di antaranya saat penayangan candi, latar suasana hutan dengan sejumlah hewan, atau tayangan tumbuhan dan bunga warna-warni.

Namun, perlu dicatat bahwa setiap sesi hanya berlangsung 30 menit dan gambarnya terus berubah, sehingga pengunjung harus bergerak cepat.

Selain foto, membuat konten video juga sangat disarankan di area instalasi ImersifA. Pasalnya, rekaman animasi yang bergerak dengan resolusi tinggi akan terlihat sangat ciamik, terutama dengan sudut pengambilan gambar yang tepat.

3. Pelajari sejarah Indonesia

Terakhir, pengunjung bisa mempelajari sekaligus menambah pengetahuan tentang sejarah Indonesia dalam waktu yang sangat singkat.

Mulai dari melihat tayangan zaman pra sejarah dengan berbagai candi, cerita Dewa Ganesha, atau kehidupan manusia purba bersama hewan dan tumbuhan.

Suasana Instalasi ImersifA, Ruang Baru Imajinasi di Museum Nasional, Kamis (31/3/2022).KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Suasana Instalasi ImersifA, Ruang Baru Imajinasi di Museum Nasional, Kamis (31/3/2022).

Kemudian, menuju zaman modern dan masa depan yang dipenuhi berbagai teknologi canggih dan peralatan yang dirasakan manusia saat ini.

Jika seandainya informasi dirasa masih kurang memuaskan karena durasi yang singkat, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan melihat-lihat sekitar 140.000 koleksi dari Museum Nasional.

Baca juga: 8 Museum di Jakarta untuk Dikunjungi Saat Ngabuburit

Untuk diketahui, instalasi yang berada di Gedung A Museum Nasional ini nantinya akan memiliki harga tiket yang berbeda dari tiket masuk museum.

Untuk pembukaan pada Sabtu (2/4/2022), tiket masih gratis bagi kelompok tertentu, di antaranya pelajar kurang mampu, penyandang disabilitas, dan karyawan museum.

Namun, ke depannya ImersifA akan dibuka untuk masyarakat umum. Tentunya dengan harga tiket yang diupayakan terjangkau agar semua kalangan bisa menikmati karya tersebut. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Jalan Jalan
Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Travel Update
Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Travel Update
12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Travel Tips
10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

Jalan Jalan
Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Travel Update
4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.