Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/11/2022, 12:18 WIB

KOMPAS.com - Desa wisata dinilai semakin menjamur di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam setahun terakhir tercatat ada penambahan 15 desa wisata.

"Di tahun ini jumlah desa wisata meningkat menjadi 55 desa wisata," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor Deni Humaedi, dikutip dari Antara, Minggu (27/11/2022).

Baca juga:

Penambahan tersebut dinilai sebagai tren yang sekaligus menjadi target Pemerintah Kabupaten Bogor, dengan tujuan menggairahkan roda perekonomian masyarakat desa.

Sementara itu, menurut Ketua Umum Asosiasi Desa Wisata Kabupaten Bogor Denni Amarullah, desa wisata terus bermunculan setiap tahun.

Baca juga: Sejauh Mana Pengembangan Desa Wisata di Indonesia?

Pada tahun 2019, tercatat ada 25 desa. Jumlah tersebut kian bertambah pada tahun 2020 menjadi 35 desa dan kemudian pada 2021 menjadi 40 desa. 

Ia berpendapat bahwa pengembangan desa bisa dilakukan melalui pelestarian alam dan kemudahan akses menuju kawasan. 

Sebagai informasi, pengembangan desa wisata di kabupaten ini terbagi menjadi enam wilayah. Di wilayah selatan, dari Desa Wisata Tugu Selatan sampai ke Ciawi, kemudian dari Ciawi hingga ke perbatasan Sukabumi.

Selanjutnya di wilayah barat dari Tamansari sampai Pamijahan, lalu dari Ciampea, Nanggung, sampai Sukajaya. Sementara itu, di wilayah utara ada Desa Wisata Iwul dan Jampang. 

Di wilayah timur ada Desa Wisata Pasir Mukti, Tarikolot, Linggar Mukti, dan Bojongkulur.

Baca juga:

"Pengelolaan desa wisata di Kabupaten Bogor berjalan dinamis, terbentuk secara swadaya oleh masyarakat, kemudian didampingi dan diberikan pelatihan-pelatihan oleh Disbudpar Kabupaten Bogor," jelas Denni. 

Sejak tahun 2009, pihak Disbudpar Kabupaten Bogor telah melakukan pelatihan bagi para pengelola terkait sejumlah aspek, di antaranya konsep desa wisata dan tata kelola sumber daya manusia.

Baca juga: 6 Tempat Nongkrong Instagramable Dekat Stasiun Bogor

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+