Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/12/2022, 08:23 WIB

KOMPAS.comGunung Semeru kembali mengalami erupsi awan panas guguran (APG) besar pada Minggu (4/12/2022) yang mengarah ke tenggara.

Erupsi ini terjadi tepat satu tahun sejak erupsi besar Gunung Semeru sebelumnya, yakni Sabtu (4/12/2021).

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (4/12/2022), APG Semeru meluncur hingga jarak 11 kilometer (km) sampai Jembatan Gladak Perak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro yang sedang dibangun.

Baca juga: Desa Wisata Ranu Pani, Tawarkan Wisata Alam dan Fasilitas Lengkap

Akibatnya, jalan Malang-Lumajang via jalur selatan, termasuk jalan alternatif via Curah Kobokan tutup total.

Jika sisi selatan Gunung Semeru mengalami dampak erupsi seperti itu, bagaimana dengan sisi utara?

Ranu Pani aman dari erupsi Semeru

Salah satu kawasan di sisi utara Gunung Semeru adalah Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Desa ini merupakan pintu gerbang menuju pendakian Gunung Semeru dengan jarak sekitar 10,6 km dari puncak Semeru.

Baca juga: 5 Wisata Lumajang yang Searah ke Bromo, Ada Ranu Pani

Meski atap Pulau Jawa terlihat jelas dari Ranu Pani, desa wisata ini ternyata aman dari erupsi besar Semeru pada Minggu (4/12/2022).

Pertunjukan jaran kepang di Desa Wisata Ranu Pani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pertunjukan jaran kepang di Desa Wisata Ranu Pani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Alhamdulillah (Desa Ranu Pani) aman,” kata petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di kantor Desa Ranu Pani, bernama Feri Adi Saputra kepada Kompas.com, Minggu.

Ia melanjutkan, jalan alternatif Malang-Lumajang via Ranu Pani saat itu sedang ditutup. Namun, penutupan bukan karena erupsi Semeru, melainkan karena ada pengerjaan jalur pedestrian di Dusun Mbesaran.

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi

“Tetapi ada jalan alternatif desa bagi yang akan atau dari Malang-Lumajang (Tumpang-Senduro), atau sebaliknya,” sambung Feri.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+