Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Nyepi 2023, Candi Cetho dan Candi Sukuh Tetap Buka

Kompas.com - 19/03/2023, 18:35 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jelang Hari Raya Nyepi pada Rabu (22/3/2023), Candi Cetho dan Candi Sukuh di Karanganyar, Jawa Tengah, dikabarkan akan tetap dibuka. 

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar, Hari Purnomo mengatakan, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) wilayah X Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum menginformasikan penutupan. 

Baca juga: 

"Sampai saat ini dari pihak BPCB/BPK (Balai Pelestarian Kebudayaan) wilayah X Jateng dan DIY belum ada imbauan tutup untuk Candi Cetho dan Candi Sukuh," ujar Hari saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (19/3/2023). 

Lebih lanjut, katanya, masyarakat yang ingin berkunjung saat Hari Raya Nyepi bisa menunggu informasi lebih lanjut. 

"Kita tunggu dulu. Kalau tahun kemarin tetap buka, tahun ini tunggu dulu," sambungnya. 

Sekilas soal Candi Cetho dan Candi Sukuh

Sebagai informasi, Candi Cetho merupakan candi Hindu yang terletak di Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Berada di ketinggian 1.496 meter dari pemukaan air laut (mdpl), Candi Cetho memiliki keunikan yang terlihat dari bentuk bangunan yang berteras seperti punden berundak.

Selain itu, bentuk arca-arcanya juga masih sederhana dan belum menunjukkan ciri kedewasaan, seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (15/6/2014). 

Baca juga:

Candi Sukuh di Karanganyar, Jawa Tengah.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Candi Sukuh di Karanganyar, Jawa Tengah.

Berdasarkan prasasti yang ditemukan, Candi Cetho sering digunakan untuk ruwatan atau pembebasan. Hal ini dikaitkan dengan cerita Sudamala seperti yang terdapat di Candi Sukuh, yang letaknya tidak jauh dari Cetho.

Adapun Candi Cetho dan Candi Sukuh merupakan candi Hindu Jawa. Jarak antara Candi Cetho dengan Candi Sukuh sekitar 11 kilometer (km) sehingga dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit. 

Baca juga:

Bentuk Candi Sukuh sekilas mirip dengan Piramida Suku Maya (Chichén Itzá) di Meksiko.

Candi yang ada di ketinggian 910 mdpl ini dibangun dengan tiga teras yang melambangkan tingkatan menuju kesempurnaan.

Ada juga relief yang melambangkan ketiga dunia yakni dunia bawah, dunia tengah, dan dunia atas.

Ketiga dunia itu menunjukkan tahap yang harus dilalui manusia untuk mencapai nirwana, seperti dilaporkan Kompas.com, Senin (29/11/2021). 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Travel Update
Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com