Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Segelas "Kekuatan" dari Kopi Bajawa

Kompas.com - 08/10/2013, 09:24 WIB
Perjalanan Tim Jelajah Kota dan Peradaban: Ekspedisi Sabang-Merauke Harian Kompas ke Maumere dari Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Senin (7/10/2013), diawali dengan hidangan segelas kopi. Kopi bajawa itu dihidangkan oleh seorang kawan, Vinsensius Loki, yang tinggal di Desa Beiwali, Kecamatan Bajawa, Ngada.

Cara bicara Vinsensius sungguh merefleksikan filosofi dari kopi itu. Ia bertutur tentang budidaya kopi bajawa dengan antusias, bersahabat, dan senyum lebar. ”Sluuurp…,” anggota tim menyeruput kopi arabika sedikit demi sedikit, menikmati cita rasa yang teramat khas. Wangi kopinya begitu kuat.

Setelah diteguk, aroma kopi masih tertinggal di mulut. Juga tak lenyap begitu saja di tenggorokan. Sangat terasa kopi organik yang dibudidayakan tanpa bahan kimia. Vinsensius bercerita, kopi bajawa diekspor ke Amerika Serikat (AS) melalui Surabaya.

Tim merasa lebih segar setelah mereguk kopi bajawa. Tak ada perasaan jemu saat membahas mengenai kopi. Menjelang siang, tim pamit. Tentu dengan membeli beberapa bungkus kopi bajawa yang sedap itu.

Tim melanjutkan perjalanan menuju Ende, Kabupaten Ende, NTT, dengan jarak 129 kilometer (km). Di tengah jalan, tim melihat Gunung Ebulobo yang mengeluarkan asap putih dari kawahnya. Pemandangan yang menimbulkan kecemasan, tetapi juga indah. Tim juga melihat batu hijau di hampir sepanjang Pantai Ende.

Batu-batu itu membuat warna pantai menjadi kehijauan yang semakin ke tengah, bertemu dengan birunya Laut Flores. Tim mengikuti Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengelilingi Ende. Rumah pengasingan Bung Karno, Pelabuhan Ende, dan Taman Rendo menjadi tempat tujuan.

Segelas kopi bajawa benar-benar memberikan kekuatan. Letih tak terasa meski harus terus menguntit Bambang dan rombongan. Di rumah pengasingan Bung Karno ada sebuah sumur yang dulu digunakan Presiden Indonesia pertama Soekarno untuk mandi. ”Airnya segar sekali,” ujar Bambang.

Soekarno diasingkan oleh Belanda di Ende tahun 1934-1938. Ende sejak masa penjajahan dikenal sebagai kota pelabuhan. Saat itu, Pelabuhan Ende hanya berupa dermaga kayu yang memanjang hingga ke laut lepas. Kota Ende juga ramai di sekitar pelabuhan saja. Dari Ende kami bergerak ke Maumere. Tanah Flores benar-benar membuat kami takjub. (bay/mhf/ham/otw)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Larangan di Umbul Nilo, Pemandian Sebening Kaca di Klaten

Larangan di Umbul Nilo, Pemandian Sebening Kaca di Klaten

Travel Update
Ngargoyoso Waterfall, Wisata Air Terjun Baru di Karanganyar

Ngargoyoso Waterfall, Wisata Air Terjun Baru di Karanganyar

Jalan Jalan
Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang, Masyarakat Diingatkan Cek Kelayakan Bus di Spionam

Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang, Masyarakat Diingatkan Cek Kelayakan Bus di Spionam

Travel Update
7 Wisata Sejuk di Yogyakarta, Pas Dikunjungi Saat Panas

7 Wisata Sejuk di Yogyakarta, Pas Dikunjungi Saat Panas

Jalan Jalan
5 Desa Wisata Penyangga Borobudur Highland di Purworejo Dapat Pelatihan dan Pendampingan

5 Desa Wisata Penyangga Borobudur Highland di Purworejo Dapat Pelatihan dan Pendampingan

Travel Update
Lokasi, Cara Beli, dan Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas

Lokasi, Cara Beli, dan Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas

Travel Update
Hidden Gem di Batam, Wisata Sambil Olahraga ke Golf Island

Hidden Gem di Batam, Wisata Sambil Olahraga ke Golf Island

Jalan Jalan
Lokasi, Cara Beli, dan Tiket Masuk Kebun Binatang Bandung

Lokasi, Cara Beli, dan Tiket Masuk Kebun Binatang Bandung

Jalan Jalan
KAI Tambah 4 Perjalanan Kereta Api pada 12-31 Mei 2024

KAI Tambah 4 Perjalanan Kereta Api pada 12-31 Mei 2024

Travel Update
Planetarium Jagad Raya Tenggarong di Kaltim: Lokasi dan Tiket Masuk

Planetarium Jagad Raya Tenggarong di Kaltim: Lokasi dan Tiket Masuk

Travel Update
5 Hotel Dekat Bandara Internasional Juanda Surabaya

5 Hotel Dekat Bandara Internasional Juanda Surabaya

Hotel Story
Tiket.com Beri Promo ke Singapura, Ada Diskon hingga 30 Persen

Tiket.com Beri Promo ke Singapura, Ada Diskon hingga 30 Persen

Travel Update
Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Naik, Ratusan Pendaki Gagal Gapai Atap Jawa Tengah

Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Naik, Ratusan Pendaki Gagal Gapai Atap Jawa Tengah

Travel Update
Rute ke Gereja Ayam Bukit Rhema, Cuma 10 Menit dari Candi Borobudur

Rute ke Gereja Ayam Bukit Rhema, Cuma 10 Menit dari Candi Borobudur

Travel Tips
Kota Batu Cocok untuk Olahraga, Event Sport Tourism Akan Diperbanyak

Kota Batu Cocok untuk Olahraga, Event Sport Tourism Akan Diperbanyak

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com