Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Belanja Tas Bermerek dengan Selisih Harga Hingga 50 Persen di Inggris

Kompas.com - 05/02/2017, 21:03 WIB
Jalu Wisnu Wirajati

Penulis

OXFORD, KOMPAS.com - Jika Anda merupakan pribadi yang doyan belanja dan sedang berkunjung ke London, Inggris, cobalah mampir ke Bicester Village. Tempat tersebut merupakan designer outlet shopping sehingga Anda bisa belanja di butik ternama dengan harga miring.

Bicester terletak di wilayah Oxford. Untuk menuju tempat tersebut, Kompas.com yang menjadi tamu undangan Visit Britain dari Kedutaan Besar Inggris pada November 2016 lalu harus menyusuri perjalanan selama dua jam dari London.

Dalam perjalanan menuju Oxford, Anda disuguhkan pemandangan yang berbeda dibandingkan di London. Anda dihadapkan pada deretan padang rumput dan peternakan biri-biri. 

(Baca juga: Merasakan Buang Air Kecil di Ketinggian 240 Meter!)

Jalu W Wirajati/Kompas.com Northala Fields, empat bukit yang dibangun dari reruntuhan stadion lama Wembley - tidak termasuk menara kembar yang dijadikan fondasi stadion baru - dilalui dalam perjalanan menuju Bicester Village, Jumat (18/11/2016).

Meski berada di daerah yang seolah jauh dari “peradaban” dan sepi, Bicester Village justru sebaliknya. Tempat tersebut begitu ramai, terlihat dari mobil yang diparkir padahal bukan akhir pekan.

Berbeda dengan lingkungan sekitarnya yang seakan menjadi cerminan kaum Inggris ortodoks, Bicester tak ubahnya pasar internasional. Pembeli yang hadir ke tempat tersebut berasal dari mancanegara. 

Wisatawan asal China malah mendapat perhatian khusus. Sejumlah butik di Bicester Village menyediakan kasir yang bisa berbahasa Mandarin.

Hal ini tak lepas dari lonjakan jumlah wisatawan asal China ke Inggris. Berdasar data 2015, ada sekitar 200.000 wisatawan asal Negeri Tirai Bambu yang berkunjung ke Inggris. Jumlah itu melonjak 40 persen dari tahun sebelumnya. 

(Baca juga: Afternoon Tea ala Inggris Tak Kalah dari Fine Dining

“China merupakan pasar besar bagi pariwisata Inggris,” ujar Direktur Visit Britain, Patricia Yates. 

Peningkatan jumlah wisatawan dari China itu juga berkorelasi positif dengan daya belinya.

Mereka merupakan turis dengan daya belanja paling besar, rata-rata per orang menghabiskan 2.688 Poundsterling atau hampir seperempat dari rata-rata belanja seluruh wisatawan asal mancanegara di Inggris. 

Atas dasar itulah, Bicester Village memfasilitasi para wisatawan asal China dengan memberi kemudahan berupa staf toko yang bisa berbahasa Mandarin. 

 

Halaman Berikutnya
Halaman:

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com