Pengalaman Tak Terlupakan, Berlibur ke Bali Saat Nyepi - Kompas.com

Pengalaman Tak Terlupakan, Berlibur ke Bali Saat Nyepi

Silvita Agmasari
Kompas.com - 17/03/2017, 05:26 WIB
KOMPAS.com/ Karnia Septia Ribuan Umat Hindu Lombok Tumpah Ruah Ikuti Upacara Melasti

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Raya Nyepi yang dirayakan umat Hindu pada Selasa (28/3/2017) memang berbeda dari kebanyakan hari raya.

Hari itu, umat Hindu melaksanakan empat pantangan yang disebut tapa brata. Tanpa bekerja (amati karya), tidak bepergian (amati lelungan), tidak menyalakan api (amati geni), dan tidak bersenang-senang (amati lelanguan).

Banyak wisatawan menghindari berkunjung ke Bali saat Nyepi. Namun beberapa orang justru memilih berkunjung ke Bali saat Nyepi karena memberi pengalaman akan Bali yang berbeda. 

"Tahun 2015 memang tinggal di Bali. Jadi mikir mumpung di Bali dan bukan orang Bali coba ikut Nyepi," kata Edna Tarigan (29), yang kala itu bekerja sebagai wartawan di Bali.

(BACA: Nyepi di Bali, Dilarang ke Luar Rumah dan Selfie di Jalan)

Edna bercerita saat Nyepi ia ditawarkan untuk menginap di hotel.

"Kalau di hotel kita masih dapat akses listrik dan makanan juga terjamin. Jadi sama teman-teman nginap di hotel dari sehari sebelumnya ( Nyepi) sudah datang," cerita Edna.

Ia bersama teman-temannya menginap dua malam di hotel. Ternyata Nyepi memberikan pengalaman tak terlupakan bagi Edna.

(BACA: Liburan di Bali Saat Nyepi? Simak Tips Ini)

Mulai dari melihat ogoh-ogoh yang di arak (pengerupukan) di sekitar hotel pada malam sebelum Nyepi sampai menyaksikan bintang di langit dengan mata telanjang.

"Karena seharian Nyepi itu gak ada polusi sama sekali di Bali, udaranya enak dan malamnya bintang merajalela, kelihatan dengan mata telanjang," tutur Edna.

Pengalaman lain yang tak terlupakan adalah mesin ATM yang tak beroperasi pukul 18.00 satu hari sebelum Nyepi. Padahal ia tak membawa uang tunai dan harus berbelanja ke minimarket.

KOMPAS.com/Achmad Faizal Pawai Ogoh-Ogoh di Surabaya diramaikan Reog dan Barongsai
Serupa dengan Edna, Mimi Hudoyo dan Kiki Harahap juga sengaja berkunjung ke Bali saat Nyepi pada tahun 2016.

(BACA: Catat! 10 Hal yang Harus Diketahui Liburan di Bali Saat Nyepi)

Mereka menghabiskan waktu bersama di hotel kawasan Canggu, Bali selama dua malam. Kegiatan yang mereka lakukan mulai dari melihat bintang, ikut kelas yoga, hingga spa dari fasilitas hotel.

Menariknya, Mimi menceritakan ada pengalaman menggelikan dari tamu hotel yang mencoba keluar saat Nyepi.

"Ada tamu hotel yang sempet ngeyel. Dia nggak suka makanan prasmanan yang disiapkan hotel. Mau pesan a la carte tetapi tak bisa karena staf dapur yang tugas terbatas. Terus tamu itu nekat keluar cari restoran. Awalnya nggak percaya loh dibilangin biar restoran yang dimiliki bule juga nggak boleh buka," cerita Mimi.

Momen lainnya yag tak terlupakan bagi Mimi dan Kiki adalah melihat taburan bintang di rooftop hotel. Sampai-sampai Mimi dan Kiki sengaja menyaksikan bintang tersebut dua kali, di malam dan subuh.

"Wah rasanya terakhir aku lihat langit bersih penuh bintang itu waktu aku masih kecil, di kampung. Indahnya!" kata Mimi.

KOMPAS.com/SRI LESTARI Pecalang sedang bertugas saat Nyepi di Jalan Raya Tuban, Badung, Bali, Rabu (8/3/2016).
Waktu berkunjung Mimi dan Kiki saat Nyepi juga terbilang istimewa karena bersamaan dengan momen Gerhana Matahari Total (9/3/2016). "Dari pagi sudah sibuk melototin matahari," kata Kiki.

Pengalaman tak terlupakan tersebut membuat orang-orang yang mengunjungi Bali saat Nyepi justru ingin kembali lagi. Melihat Pulau Dewata yang beristirahat sejenak, dari gegap gempita dunia.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisSilvita Agmasari
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X