Mengapa Bintan Jadi Magnet Resor Mewah? - Kompas.com

Mengapa Bintan Jadi Magnet Resor Mewah?

Muhammad Irzal Adiakurnia
Kompas.com - 31/08/2017, 20:03 WIB
Club Med Bintan yang menyajikan pengalaman liburan yang lebih natural healty, meyajikan beragam aktifitas sehat yang bisa dilakukan di alam terbuka, termasuk menghadap ke pantai Lagoi.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Club Med Bintan yang menyajikan pengalaman liburan yang lebih natural healty, meyajikan beragam aktifitas sehat yang bisa dilakukan di alam terbuka, termasuk menghadap ke pantai Lagoi.

TANJUNG PINANG, KOMPAS.com - Resor Club Med tentunya tidak asing lagi bagi wisatawan yang sering berlibur lintas negara. Jaringan resor dari Perancis ini memiliki lebih dari 70 properti di puluhan negara pada 2017. Di Indonesia sendiri ada dua Club Med yakni Bali dan Bintan.

"Bintan merupakan salah satu (properti) yang berbeda, dan termasuk salah satu resortkita yang terbaik di Asia," ujar Persiden Club Med, Henri Giscard d'Estaing, saat interview sesion Media Worlwide di Club Med Bintan, Rabu (30/8/2017).

BACA: Siapa Bilang Menginap di Club Med Maladewa Mahal?

Berikut keistimewaan Bintan yang membuat Club Med memilih membangun resornya di sini.

1. Ekosistem alam yang alami

"Salah satu alasan kuat mebangun Club Med di Bintan ialah keseimbangan alamnya yang masih amat terjaga. Sehingga kita bisa buat tempat liburan yang menyatu dengan alam juga, ramah lingkungan," ujar Henri Giscard d'Estaing selaku President Club Med, saat interview session Media Worldwide di Bintan, Rabu (30/8/2017).

Keadaan alam yang masih natural tersebut memang sangat terlihat di sekitar resor. Putihnya pasir pantai yang sangat jarang sampah, batuan dan tanaman yang masih utuh dan tertata, juga binatang-binatang alam yang bebas berkeliaran di sekitar resortcukup mempresentasikan ekosistem yang masih terjaga.

Jangan heran jika Anda melihat monyet bergelantungan di depan balkon, biawak yang menyebrang jalan, suara jangkrik, hingga warna-warni kunang-kunang di depan jendela Anda.

2. Deretan pantai cantik

Salah satu fokus Club Med dalam membangun resor ternyata ada di pegunungan dan sun destination atau daerah tropis seperti pantai. Gugusan pantai di Bintan memang sudah menjadi favorit banyak wisatwan asing. Hal ini terlihat dari kedatangan wisatawan asing yang jauh lebih banyak dari wisatawan lokal.

Keindahan pantainya mulai terpancar saat terbit dan tenggelamnya matahari di private beach Club Med, yang masuk kawasan Pantai Lagoi. Pantai ini juga ramah bagi ragam aktivitas wisatawan. Antara lain berenang, berlayar, wind surfing, kayaking, padding, dan snorkeling.

President Club Med, Henri Giscard (kanan) dan CEO of East and South East Asia & Pasific Club Med, Xavier Desaulles ketika mempresentasikan wajah baru Club Med dan beberapa rencana pengembangannya di beberapa negara, di teater Club Med Bintan, Selasa (29/8/2017).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA President Club Med, Henri Giscard (kanan) dan CEO of East and South East Asia & Pasific Club Med, Xavier Desaulles ketika mempresentasikan wajah baru Club Med dan beberapa rencana pengembangannya di beberapa negara, di teater Club Med Bintan, Selasa (29/8/2017).
3. Keamanan terjamin

Lokasi yang cukup tertutup dan berada jauh dari keramaian membuat Club Med sangat mengutamakan keamanan. Beberapa gerbangnya pun dijaga selama tujuh kali 24 jam, sehingga sangat terkontrol jika ada yang keluar dan masuk.

4. Lapangan golf kelas dunia

Club Med Bintan sangat berdekatan dengan salah satu Arena Golf yang termasuk 10 Golf Course terbaik Asia yakni Ria Bintan Golf Club.

"Banyak pemain golf dunia yang datang, dan dengan adanya Club Med Bintan, mereka bisa sembari berwisata mengajak keluarganya meikmati keindahan alam Indonesia," ujar Hendri.

5. Mudah diakses

Meski lokasinya jauh dari kota dan cukup tertutup atau privat, Club Med memberikan kemudahan akses dengan servis antar jemput tamu dari bandara dan pelabuhan.

Penerbangan dari Jakarta tersedia lewat tiga maskapai di setiap harinya. Kemudian ada pelabuhan yang dekat dari Singapura dan Malaysia, hanya 45 menit dari Singapura.

PenulisMuhammad Irzal Adiakurnia
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM