Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiket Kapal Pelni untuk Nataru 2024 Sudah Tersedia

Kompas.com - 28/11/2023, 21:01 WIB
Hadi Maulana,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

BATAM, KOMPAS.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memastikan, tiket Kapal milik Pelni untuk periode libur Natal dan Tahun Baru 2024 sudah dibuka dan sudah bisa dipesan.

“Untuk Anda yang ingin liburan menggunakan kapal Pelni, sudah bisa dipesan mulai hari ini,” kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Evan Eryanto melalui keterangan tertulis yang diterima kompas.com, Selasa (28/11/2023).

Ia melanjutkan, sebenarnya tiket kapal Pelni ini sudah bisa diperoleh sejak 17 November 2023, tetapi saat itu belum maksimal.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Pelni Tambah Kapal Rute Kepulauan Riau

“Nah untuk saat ini, sudah bisa dipesan untuk tujuan mana saja, khususnya Kepulauan Riau (Kepri),” ungkap Evan.

Evan mengungkapkan, selain di konter pelayanan kantor cabang Pelni yang ada di sejumlah daerah, tiket kapal Pelni juga bisa diperoleh di Pelni Mobile Apps maupun saluran penjualan tiket online dan mitra penjualan tiket yang resmi bekerja sama dengan Pelni.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

"Dengan pertimbangan keamanan dan kenyamanan, tiket Kapal Pelni untuk seluruh tujuan se-Indonesia sudah bisa diakses melalui Pelni Mobile Apps. Tidak perlu repot-repot lagi, cukup dari rumah atau kantor sudah bisa memesan tiket kapal Pelni," jelas Evan.

Persiapan Pelni untuk Nataru 2024

Evan menginformasikan, Pelni sendiri mempersiapkan 26 kapal penumpang dan 42 kapal perintis dengan total kapasitas 51.296 tempat duduk.

Pelni menetapkan, periode Nataru dimulai pada 11 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024 dengan puncak perjalanan diprediksi terjadi pada 22 Desember 2023 dan puncak kepulangan pada 4 Januari 2024.

Baca juga: Harga Tiket Kapal Pelni di Batam Naik hingga 23 Persen

Evan mengingatkan pelanggan yang berangkat dari wilayah yang diproyeksikan menjadi ruas terpadat untuk segera memesan tiket keberagkata agar tidak kehabisan.

“Ada 10 rute terpadat, yakni Batam-Belawan, Belawan-Batam, Batam-Tanjung Priok, Bau Bau-Makassar, Makassar-Bau Bau, Makassar-Surabaya, Surabaya-Makassar, Jayapura-Biak, Balikpapan-Pare Pare, dan Sorong-Ambon," ujar Evan.

Khusus untuk calon penumpang yang berangkat dari Jakarta, Surabaya, dan Makassar, pihaknya mengingatkan kembali bahwa tiket hanya bisa didapat secara online melalui Pelni Mobile Apps maupun website yang sudah berlaku per 1 November 2023.

KM Bukit Siguntang saat bersandar di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Kaltara. Salah satu kapal Pelni yang melayani rute Nunukan, samarinda hingga ke Indonesia TimurDok. Dwi Cahyono KM Bukit Siguntang saat bersandar di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Kaltara. Salah satu kapal Pelni yang melayani rute Nunukan, samarinda hingga ke Indonesia Timur

"Sementara untuk kota lain, masih dapat membeli tiket di loket kantor cabang Pelni, meski kami mendorong untuk pembelian secara online," papar Evan.

Meski tidak dapat lagi membeli langsung, loket di kantor cabang Pelni di Jakarta, Surabaya dan Makassar tetap melayani pelanggan untuk kebutuhan pengembalian dana atau refund, pertanyaan seputar rute dan jadwal kapal hingga keberangkatan rombongan.

Evan menyampaikan bahwa manajemen menargetkan penutupan layanan pembelian tiket melalui loket akan diperluas ke cabang lainnya pada tahun 2024.

Beli tiket kapal Pelni via aplikasi

Pelni Mobile Apps sendiri merupakan inovasi berbasis digital yang dilakukan Pelni untuk memberikan kemudahan kepada pelanggannya.

Melalui aplikasi yang dapat diunduh di Playstore dan AppStore ini, pelanggan dapat mengetahui rute dan jadwal kapal Pelni hingga melakukan booking tiket maupun kargo dengan tujuan seluruh wilayah di Indonesia.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Pelni Tambah Kapal Rute Kepulauan Riau

“Diiimbau kepada pelanggan yang melakukan pemesanan tiket untuk memasukan identitas diri sesuai dengan data penumpang yang akan berangkat," tutur Evan,

Menurut dia dengan transformasi bisnis dan digital yang dilakukan Pelni, proses embarkasi penumpang di pelabuhan dilakukan lebih tertib dengan memastikan kecocokan identitas penumpang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Jalan Jalan
Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Travel Update
Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Jalan Jalan
10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

Jalan Jalan
Tanggapi Larangan 'Study Tour', Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan "Study Tour", Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com