Salin Artikel

5 Fakta tentang Perayaan Cap Go Meh di Singkawang

Festival Cap Go Meh di Singkawang tutin diselenggarakan setiap tahun, 15 hari pasca Imlek. Biasanya ada pertunjukan yang selalu ditampilkan dalam perayaan Cap Go Meh. Berikut acara tersebut:

1. Pawai Tatung

Tatung adalah orang-orang terpilih yang kerasukan roh-roh dianggap baik, dan mampu menangkal roh jahat yang hendak menggangu keharmonisan hidup masyarakat.

Saat para tatung diarak keliling Singkawang, mereka biasanya dalam keadaan tidak sadar dan melakukan berbagai atraksi di luar nalar. Seperti menusukkan senjata tajam ke tubuh sendiri tanpa terlihat kesakitan atau berdarah.

Atraksi para tatung merupakan pertunjukan yang paling ditunggu dalam Festival Cap Go Meh di Singkawang. Biasa menjadi incaran para fotografer untuk diabadikan dalam foto.

2. Festival Lampion

Singkawang rutin menyelenggarakan festival lampion. Tidak hanya barisan lampion yang digantung, tetapi juga pawai degan tema lampion dan dekorasi Imlek. Berkali-kali festival lampion ini juga memecahkan rekor Muri. seperti pada 2009 ada 10.895 lampion dinyalakan di Singkaang. Menyusul pada 2018 ada 20.607 lampion dinyalakan.

3. Ritual Sembahyang

Cap Go Meh sajatinya merupakan hari terakhir dari perayaan Imlek. Layaknya pembukaan tahun baru yang diawali dengan sembahyang, di hari penutupan Imlek juga harus dilakukan dengan sembahyang.

Di Singkawang, ritual sembahyang saat Cap Go Meh ditujukan pada Dewa Langit atau Ket Sam Thoi. Sebagai Kota Seribu Kelenteng, masyarakat Singkawang menganut kepercayaan Konghucu dan megucapkan syukur pada dewa-dewi di kelenteng pada Cap Go Meh.

4. Ritual Buka Mata Replika 12 Naga dan Pembakaran 12 Naga

Ritual buka mata replikas 12 naga, dilakukan untuk mengisi roh naga ke replika naga yang akan dimainkan dan diarak dalam pawai festival Singkawang. Diharapkan roh di dalam naga juga dapat menolak bala dan membuat Kota Singkawang selalu aman dan tentram.

Pada akhir penyelenggaran Cap Go Meh, 12 naga ini lantas akan dibakar di lapangan wihara dan menandakan segala rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek telah selesai.

Selain empat ritual utama tersebut, biasanya masyarakat Singkawang memeriahkan Cap Go Meh dengan panggung seni dan budaya serta stan kuliner. Semua juga bisa dinikmati oleh wisatawan yang berkunjung.

https://travel.kompas.com/read/2019/02/19/160400227/5-fakta-tentang-perayaan-cap-go-meh-di-singkawang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.