Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Salin Artikel

Catat, Syarat Terbaru Wisata ke Banyuwangi

Hal itu tercermin dari peraturan baru yang mewajibkan wisatawan berasal dari luar Banyuwangi wajib melakukan rapid test terlebih dahulu sebelum berwisata.

Melihat akun Instagram @banyuwangi_tourism, hal ini dilakukan demi menunjang keamanan dan kenyamanan saat era new normal.

"Bagi kamu wisatawan yang akan melakukan tour wisata ke Banyuwangi diwajibkan menunjukkan surat bukti telah mengikuti Rapid Test dengan hasil non reaktif. Terlebih bagi kamu yang berasal dari luar daerah Banyuwangi," tulis akun @banyuwangi_tourism.

Adapun surat rapid test yang ditunjukkan nantinya kepada petugas di tempat wisata, harus dalam keadaan masih berlaku.

Kesiapan Banyuwangi dalam menyambut new normal juga telah diapresiasi sejumlah pihak di antaranya Presiden Joko Widodo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio dalam kunjungannya, Kamis (25/6/2020).

Jokowi meninjau beberapa tempat salah satunya Villa Solong di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Ia menilai Banyuwangi adalah daerah paling siap menerapkan protokol new normal.

"Hari ini saya melihat persiapan Banyuwangi menyiapkan menuju tatanan baru pariwisata. Saya lihat di lapangan, Banyuwangi adalah daerah paling siap menyiapkan menuju prakondisi, menuju normal baru" kata Jokowi dikutip dari rilis tertulis Pemda Banyuwangi.

"Peran pemerintah daerah, peran masyarakat, saya lihat di sini partisipasinya bagus sekali,” lanjutnya.

Ia juga menilai baik, pengembangan pariwisata di Banyuwangi yang memberdayakan masyarakat.

”Saya lihat pariwisata di Banyuwangi melibatkan masyarakat. Hotel-hotel bintang 3 ke bawah, semua diberikan kepada rakyat (melalui pengembangan homestay). Yang bintang 4-5 diberikan kepada investor. Proses seperti ini patut dicontoh daerah lain,” ujar Jokowi.

Sementara itu, Wishnutama menerangkan, protokol kesehatan merupakan hal sangat penting untuk dipahami seluruh pemangku kepentingan parekraf.

Hal ini dikarenakan, pandemi Covid-19 membawa perubahan dalam pariwisata dunia, dimana isu tentang kesehatan, higienitas, keamanan, dan kenyamanan menjadi pertimbangan utama wisatawan dalam bepergian.

"Kemenparekraf akan ikut memastikan semua langkah atau proses dalam persiapan penerapan protokol kesehatan di Kabupaten Banyuwangi dapat berjalan dengan baik," kata Wishnutama dalam keterangan pers, Jumat (26/6/2020).

Pemkab Banyuwangi juga telah membuat timeline tahapan pemulihan untuk sektor pariwisata daerah yang dibagi dalam tiga tahapan darurat, pemulihan dan new normal.

Kini Banyuwangi telah memasuki fase pemulihan dengan mengisinya melalui edukasi dan sosialisasi tentang protokol yang akan berlaku pada masa new normal kepada para stakeholder pariwisata daerah.

Langkah yang dilakukan Banyuwangi dalam sektor pariwisata new normal di antaranya sertifikasi dan uji kompetensi protokol kesehatan bagi para pemandu wisata.

https://travel.kompas.com/read/2020/07/09/152504127/catat-syarat-terbaru-wisata-ke-banyuwangi

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+