Salin Artikel

Wuhan Punya Museum Anti-Covid, Suguhi Perjalanan Pandemi Covid-19

Pengunjung yang datang akan mendapatkan gambaran detil dan sesuai urutan peristiwa saat virus ini mulai mewabah.

Museum ini dibangun di gedung yang dulunya merupakan rumah sakit sementara untuk para pasien Covid-19. Sebelum jadi rumah sakit sementara, gedung ini merupakan gedung pameran.

Maka dari itu terdapat beberapa ranjang pasien Covid-19 yang sengaja tidak dipindahkan oleh pengelola. Ada pula alat berat yang digunakan untuk membangun dua rumah sakit khusus Covid-19, Huoshenshan dan Leishenshan, yang jadi koleksi museum.

Koleksi yang menguras emosi

Dilansir dari ANTARA, situasi mencekam dan menguras emosi terdapat pada koleksi museum. Terdapat koleksi audio-visual yang menunjukkan rekaman rintihan kesedihan dan tangisan menyayat hati serta hiruk pikuk rumah sakit ketika virus tersebut mulai merajalela.

Selain itu, ada pula rekaman gambar situasi kalut yang dialami bebeapa orang ketika mereka terjebak di dalam kota Wuhan ketika tiba-tiba bandara, stasiun kereta api, dan pintu masuk tol ditutup total.

Ditambah dengan pengerahan pasukan militer untuk mendukung petugas kepolisian. Terlihat pula rekaman gambar yang menunjukkan orang-orang yang terkurung di dalam rumah.

Mereka hanya bisa melambaikan tangan dari balik jeruji jendela rumah mereka akibat lockdown yang diberlakukan di sana pada 23 Januari 2020 silam.

Wuhan diketahui sebagai kota di mana virus tersebut bermula. Terpampang jelas potret hitam putih petugas garda terdepan penanganan Covid-19 di Wuhan. Termasuk juga dr Li Wenliang yang dianggap sebagai pengungkap pertama pandemi ini.

Tak itu saja, museum ini juga memiliki koleksi soal perkembangan teknologi medis dalam mitigasi bencana wabah yang dampaknya lebih dahsyat daripada peperangan di medan tempur.

Langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang jadi faktor penentu keberhasilan penanganan Covid-19 juga jadi perhatian para pengunjung museum.

Pesan dan seruan dari Presiden China Xi Jinping dan Partai Komunis China bertebaran pula di museum tersebut. Baik dalam bentuk audio-visual maupun verbal yang diabadikan dalam tulisan di dinding.

Museum rasanya tak lengkap jika tak ada diorama. Museum anti-Covid ini juga memiliki banyak diorama yang menggambarkan detik-detik krusial di ICU dalam penanganan pandemi.

Ada pula patung-patung petugas kesehatan seukuran manusia dengan berbagai tulisan penyemangat diri di baju hazmat yang jadi daya tarik tersebdiri.

Sebelum meninggalkan museum, pengunjung akan disuguhi etalase yang di dalamnya berisi vaksin Covid-19 buatan sejumlah perusahaan farmasi asal China.

Tak lupa potret kebahagiaan warga dan kembali bersinarnya lampu-lampu kota Wuhan saat status lockdown Wuhan dicabut pada 8 April 2020.

“Saya tidak bisa mengungkapkan perasaan ini. Mengerikan, menakutkan mengharukan, semuanya campur aduk,” komentar Wang Tao, warga Wuhan yang sempat mengunjungi museum tersebut.

https://travel.kompas.com/read/2020/11/25/141400227/wuhan-punya-museum-anti-covid-suguhi-perjalanan-pandemi-covid-19

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak, Ini Daftar 21 KaTa Kreatif 2022 Pilihan Kemenparekraf Beserta Keunggulannya

Simak, Ini Daftar 21 KaTa Kreatif 2022 Pilihan Kemenparekraf Beserta Keunggulannya

Jalan Jalan
Menjelajahi Museum di Tengah Kebun, Lihat Koleksi Kuno Ratusan Tahun

Menjelajahi Museum di Tengah Kebun, Lihat Koleksi Kuno Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang pada April 2022

Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang pada April 2022

Travel Update
Mengenal Tradisi Grebeg, Peringatan Hari Besar Islam di Yogyakarta

Mengenal Tradisi Grebeg, Peringatan Hari Besar Islam di Yogyakarta

Jalan Jalan
Harga Tiket Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Harga Tiket Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Travel Tips
Panduan ke Rengganis Suspension Bridge, Harga Tiket dan Jam Buka

Panduan ke Rengganis Suspension Bridge, Harga Tiket dan Jam Buka

Jalan Jalan
Tempat Wisata Selorejo di Malang Tutupi Kerugian akibat Covid-19

Tempat Wisata Selorejo di Malang Tutupi Kerugian akibat Covid-19

Travel Update
Aktivitas di Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Aktivitas di Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Menyusuri Sawah Terasering yang Instagramable di Perbukitan Flores

Menyusuri Sawah Terasering yang Instagramable di Perbukitan Flores

Jalan Jalan
Rute dan Jadwal Bus Uncal, Wisata Gratis Keliling Bogor

Rute dan Jadwal Bus Uncal, Wisata Gratis Keliling Bogor

Jalan Jalan
Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Travel Update
Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Travel Update
Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Travel Update
Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Jalan Jalan
Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 Hari 

Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 Hari 

Travel Update
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.