Salin Artikel

Puas Jelajah Nglanggeran, Saatnya Beli Topeng dan Santap Ingkung Ayam

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Usai berkunjung ke Gunung Api Purba Nglanggeran di Patuk, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sayang jika langsung pulang.

Masih ada tempat menarik lain untuk dikunjungi, dua di antaranya adalah Kawasan pembuatan topeng di Bobung dan kuliner Kampung Emas Plumbungan.

Kawasan wisata Gunung api Purba Nglanggeran sendiri pada Selasa (2/3/2021) menjadi salah satu desa wisata berkelanjutan di Indonesia.

Pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas, seperti trekking, berkunjung ke embung, Air Terjun Kedung Kandang, hingga membeli coklat.

Jika berencana ke pantai setelah dari Nglanggeran, maka perjalanan nanti bisa melewati Jalan Nglanggeran-Sambipitu yang dekat dengan sentra produksi topeng kayu di Bobung.

Sentra industri topeng kayu di Bobung

Memang sejak pandemi, tidak banyak aktivitas pembuatan topeng di sana. Namun, jika ingin membeli topeng kayu, bisa mendatangi rumah warga. Mereka masih menyimpan beberapa jenis topeng yang dibuat beberapa waktu lalu.

"Sekarang kalau punya saya masih ada stok mas," kata seorang perajin topeng bernama Surono yang kini juga membuat mainan kayu, Rabu (3/3/2021)

Topeng berbahan kayu bisa dibeli dengan harga Rp 30.000-Rp 300.000 tergantung ukuran dan model. Topeng bobung memiliki keunikan karena diwarnai menggunakan model batik.

Para perajin yang hampir setahun terakhir tidak ada orderan topeng kini banyak membuat mainan anak truk yang juga motif batik. Ada juga peralatan rumah tangga seperti sendok dan garpu hingga asbak.

Kampung Emas Plumbungan

Setelah berbelanja, tidak ada salahnya mampir ke kawasan Kampung Emas Plumbungan. Lokasinya persis berhadapan dengan pintu masuk dan keluar kawasan wisata Bobung.

Di sana, pengunjung bisa menikmati ayam ingkung yang dimasak ibu-ibu kampung Plumbungan.

Namun jika ingin menikmati ingkung, tidak bisa langsung order dan harus pesan terlebih dahulu. Pemesanan bisa dilakukan melalui akun instagram Kampung Emas.

Sajian ingkung dibanderol Rp 175.000, termasuk minum dan sajian pendamping, seperti urap hingga rempeyek. Lokasi makan bisa di balai atau di gubuk tengah sawah.

"Pesan minimal 12 jam dari kedatangan kalau sedikit, misal 1-2 ekor ayam. Kalau rombongan lebih baik memesan 24 jam sebelum kedatangan karena proses memasaknya masih tradisional," kata salah satu pengurus kampung Emas Plumbungan bernama Gunawan.

Ia melanjutkan, pemesanan itu karena pihaknya tidak menyediakan ayam yang kondisinya sudah matang, sehingga butuh waktu untuk memasaknya.

Setelah puas menikmati keindahan alam kawasan Gunung Api Purba, Nglanggeran, bisa melanjutkan wisata ke kawasan pantai melalui jalur sambipitu ke timur.

https://travel.kompas.com/read/2021/03/04/150300227/puas-jelajah-nglanggeran-saatnya-beli-topeng-dan-santap-ingkung-ayam

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk 50 Besar ADWI 2022, Desa Buluh Duri di Sergai Punya Wisata Rafting

Masuk 50 Besar ADWI 2022, Desa Buluh Duri di Sergai Punya Wisata Rafting

Jalan Jalan
Taman Lembah Dewata Lembang, Berkuda Sambil Menikmati Keindahan Alam

Taman Lembah Dewata Lembang, Berkuda Sambil Menikmati Keindahan Alam

Jalan Jalan
4 Tips Agar Harga Tiket Pesawat Murah, Pesan Hari Senin

4 Tips Agar Harga Tiket Pesawat Murah, Pesan Hari Senin

Travel Tips
Panduan Wisata ke Stone Park Turunan Gunungkidul, Yogyakarta

Panduan Wisata ke Stone Park Turunan Gunungkidul, Yogyakarta

Travel Tips
Banyak Wisatawan Kena Serangan Jantung di TN Komodo, Pemda Perkuat Sektor Kesehatan

Banyak Wisatawan Kena Serangan Jantung di TN Komodo, Pemda Perkuat Sektor Kesehatan

Travel Update
10 Kota Paling Layak Huni di Dunia 2022, Ada dari Asia

10 Kota Paling Layak Huni di Dunia 2022, Ada dari Asia

Travel Update
Mengenal Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti di Sumatera Utara

Mengenal Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti di Sumatera Utara

Jalan Jalan
Berwisata ke Bantul, Ada Argowisata Kebun Jeruk Keprok

Berwisata ke Bantul, Ada Argowisata Kebun Jeruk Keprok

Jalan Jalan
3.000 Wisatawan Kunjungi Aceh Tengah berkat Libur Sekolah

3.000 Wisatawan Kunjungi Aceh Tengah berkat Libur Sekolah

Travel Update
Syarat Terbaru dan Prosedur Masuk Jepang untuk Wisatawan Indonesia, Bebas Karantina

Syarat Terbaru dan Prosedur Masuk Jepang untuk Wisatawan Indonesia, Bebas Karantina

Travel Update
Sensasi Melihat Lomba Skateboard dan Matahari Terbenam di Labuan Bajo

Sensasi Melihat Lomba Skateboard dan Matahari Terbenam di Labuan Bajo

Travel Update
10 Satwa Endemik Indonesia, Bisa Ditemukan di Berbagai Wilayah

10 Satwa Endemik Indonesia, Bisa Ditemukan di Berbagai Wilayah

Jalan Jalan
Umbul-umbul Podang Ngisep Sari Gunungkidul, Bukan Bendera Biasa

Umbul-umbul Podang Ngisep Sari Gunungkidul, Bukan Bendera Biasa

Jalan Jalan
4 Tips Wisata ke Taman Ismail Marzuki Jakarta, Naik Transportasi Umum

4 Tips Wisata ke Taman Ismail Marzuki Jakarta, Naik Transportasi Umum

Travel Tips
Mengenal Candi Singosari, Salah Satu Ikon Kabupaten Malang

Mengenal Candi Singosari, Salah Satu Ikon Kabupaten Malang

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.