Salin Artikel

Menparekraf Sandiaga Tanggapi Soal Tes PCR 3x24 Jam untuk Naik Pesawat

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Manparekraf) Sandiaga Uno menanggapi soal tes PCR 3x24 jam yang berlaku untuk pelaku perjalanan udara.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo terkait harga dan jangka waktu tes PCR. 

"Arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300.000 dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," kata Luhut, dikutip dari Kompas.com, Senin (25/10/2021).

Menurut Sandiaga, arahan tersebut berkaitan dengan kapasitas penerbangan. 

  • Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap
  • Syarat Terbaru Naik Pesawat Resmi Berlaku Mulai 24 Oktober 2021
  • Pemerintah Wajibkan Tes PCR Sebagai Syarat untuk Naik Pesawat, Ini Alasannya

"Karena secara penerbangan ini sekarang sudah tidak lagi 70 (persen) atau dikurangi dari segi jumlah kapasitasnya - sudah 100 (persen) penerbangan - maka diambil keputusan agar terjadi suatu keyakinan bahwa yang bepergian itu tidak mengidap Covid-19, maka tes PCR itu haruslah dilakukan," ujarnya saat Weekly Press Briefing, Senin.

Ia menambahkan, syarat tersebut juga untuk mengantisipasi libur Natal dan tahun baru (nataru), gelombang ketiga, dan adanya sejumlah varian baru Covid-19. 

Walau aturan tersebut akan berdampak terhadap sektor pariwisata, salah satunya di Bali, namun ia mengatakan bahwa pihaknya tidak mau mengambil risiko.

Apalagi Pulau Dewata akan menjadi lokasi perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi G20. 

Sebelumnya diberitakan, selain tes PCR, calon penumpang pesawat boleh menggunakan hasil negatif tes rapid antigen sebagai salah satu syarat terbang. Namun, keputusan tersebut telah diubah. 

Dilansir dari Kompas.com, Jumat (22/10/2021), keputusan Satgas Penanganan Covid-19 dan Kementerian Perhubungan untuk menghapus tes rapid antigen sebagai salah satu syarat penerbangan telah menuai kritik dari masyarakat.

Salah satu alasannya adalah diperketatnya aturan naik pesawat, namun di saat yang bersamaan terdapat pelonggaran mobilitas dan penurunan level PPKM.

  • Syarat Naik Pesawat Terbaru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun
  • Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat, Kereta Api, dan Kapal
  • Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

"Pada prinsipnya, penerapan persyaratan pelaku perjalanan di-screening dengan tes PCR khususnya untuk udara adalah dalam rangka memastikan tidak terjadi penularan Covid-19," kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, Kamis (21/10/2021).

Sementara Luhut menerangkan bahwa masyarakat Indonesia harus belajar dari banyak negara yang melakukan relaksasi aturan, namun kasus penyebaran Covid-19 meningkat setelahnya.

"Perlu dipahami bahwa kebijakan PCR ini diberlakukan karena kami melihat risiko penyebaran yang semakin meningkat karena mobilitas penduduk yang meningkat pesat dalam beberapa minggu terakhir," ujarnya dalam kanal YouTube Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Senin. 

https://travel.kompas.com/read/2021/10/25/174233927/menparekraf-sandiaga-tanggapi-soal-tes-pcr-3x24-jam-untuk-naik-pesawat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.