Kompas.com - 12/09/2013, 17:38 WIB
Turis asing penumpang kapal MV Discovery berfoto bersama penari saat kapal berkapasitas 500 orang tersebut bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Minggu (29/1/2012). Kapal yang telah berlayar selama 21 hari dan membawa sekitar 300 wisatawan asing ini telah singgah di sejumlah negara di kawasan Asia seperti Hongkong, Jepang, Malaysia dan Singapura.  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Turis asing penumpang kapal MV Discovery berfoto bersama penari saat kapal berkapasitas 500 orang tersebut bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Minggu (29/1/2012). Kapal yang telah berlayar selama 21 hari dan membawa sekitar 300 wisatawan asing ini telah singgah di sejumlah negara di kawasan Asia seperti Hongkong, Jepang, Malaysia dan Singapura.
EditorI Made Asdhiana
AMBON, KOMPAS — Pembukaan Pesta Teluk Ambon di Lapangan Merdeka, Ambon, yang diiringi orkestra Siwalima Violin Ensemble, asuhan Erick Alfons, Maluku, Rabu (11/9/2013), berlangsung meriah. Alunan musik yang dimainkan 11 pemain musik itu memberi warna acara tersebut.

Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan, untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Maluku, sejumlah kegiatan pariwisata memang akan terus digelar, bahkan diperbanyak. Pesta Teluk Ambon selama tiga hari itu diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Maluku tahun ini.

”Namun, seiring dengan itu, maskapai penerbangan juga diharapkan bisa membuka penerbangan langsung dari Bali ke Maluku,” ujar Said.

Karena lokasi Maluku dekat dengan Australia, maskapai penerbangan diharapkan dapat membuka jalur penerbangan ke Maluku lewat Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. ”Sebaliknya, kami juga akan mendorong penerbangan dari Saumlaki ke Darwin, Australia. Ini kami dorong setelah perluasan bandara di Saumlaki tuntas akhir tahun ini,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Esthy Reko Astuty menambahkan, total wisatawan dunia mencapai 1,6 miliar orang. Dari jumlah itu, 40 persen di Asia.

”Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Asia ini harus bisa ditangkap Indonesia, termasuk kawasan Indonesia timur,” ujarnya.

Menurut Esthy, keindahan kawasan timur Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan daerah lain. Namun, kunjungan wisatawan ke kawasan Indonesia timur, termasuk Maluku, diakui masih kecil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Kebersihan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan harus ditingkatkan. Begitu juga infrastruktur, aksesibilitas, dan sumber daya manusianya. Selain itu, perlu pula dikemas paket-paket wisata yang menarik agar wisatawan tertarik berkunjung,” katanya.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Patung pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu di Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Senin (25/6/2012).
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Maluku, sepanjang 2012 terdapat 17.820 wisatawan mancanegara yang datang ke Maluku. Tahun ini, jumlah wisatawan yang datang ditargetkan menembus 21.834 wisatawan.

Selain menampilkan orkestra Siwalima Violin Ensemble, Pesta Teluk Ambon juga menggelar lomba perahu tradisional belang Arumbae Manggurebe, acara memancing tradisional, perahu semang wanita, renang estafet, dan foto bawah laut. Selain itu, ditampilkan juga musik Hawaiian dan teater tradisional. (APA)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.