Kompas.com - 14/09/2013, 09:01 WIB
Karnaval Sigale-gale sebagai salah satu ikon dalam perayaan Festival Danau Toba di Sumatera Utara, Senin (9/9/2013). Festival diselenggarakan pada 8-14 September 2013. KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARIKarnaval Sigale-gale sebagai salah satu ikon dalam perayaan Festival Danau Toba di Sumatera Utara, Senin (9/9/2013). Festival diselenggarakan pada 8-14 September 2013.
EditorI Made Asdhiana
SAMOSIR, KOMPAS.com — Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar menegaskan, infrastruktur, terutama akses menuju Danau Toba, harus segera diperbaiki agar mampu mendukung perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

"Tanpa jalan tol, kawasan Danau Toba akan sulit berkembang, apalagi saat ini transportasi menuju sini sangat padat dan jalannya kecil," kata Sapta di Samosir, Jumat (13/9/2013).

Menurut Sapta, rencana pembangunan jalan tol dari Medan menuju Siantar sudah dalam pengkajian. Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa saat membuka Festival Danau Toba 2013 telah menyinggung pembangunan jalan tol.

"Lihat saja kalau siang. Jalanan ke sini sangat padat. Butuh waktu lama untuk ke sini. Jika ada tol, ke sini bisa hanya ditempuh dua jam. Kondisi ini jelas akan mempermudah bagi wisatawan," katanya.

Selain pembangunan jalan tol, lanjut Sapta, pengembangan Bandara Silangit yang berada di Kabupaten Toba Samosir harus dimaksimalkan, apalagi saat ini mulai diterbangi pesawat salah satu maskapai swasta nasional.

"Bandara ini nantinya membidik warga Batak yang ada di luar. Begitu juga dengan wisatawan asing. Jika penerbangan internasional, maka akan lebih mudah lagi," katanya.

Jika infrastruktur telah mendukung, tinggal saatnya meningkatkan semua materi yang telah ada, mulai pemaksimalan kawasan Danau Toba hingga pengembangan budaya asli tanah Batak yang salah satunya dengan membuat paket wisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQ Para pelancong asing diajak menari tortor di pelataran Museum Hutabolon Simannindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Minggu (1/9/2013). Ini merupakan salah satu cara untuk mengenalkan budaya dan tradisi khas Batak Toba kepada dunia luar.
"Festival harus dibuat lebih bermutu lagi. Atraksinya harus unik, apalagi budaya di sini sudah oke. Tapi, jangan ketinggalan. Jalan di sini (Samosir) juga harus ditingkatkan," kata Sapta Nirwandar.

Sementara itu, Bupati Samosir Mangindar Simbolon mengatakan, khusus untuk pemaksimalan Bandara Silangit, pihaknya telah melakukan kerja sama pemerintah kabupaten yang berada di sekitar Danau Toba. "Tahun 2014 kita sudah sepakat untuk meningkatkan Bandara Silangit menjadi badara internasional," katanya.

Menurut Mangindar, selain memaksimalkan Bandara Silangit yang berada di Kabupaten Toba Samosir, pihaknya juga mewacanakan untuk penggunaan pesawat amfibi yang turun langsung di Danau Toba. Bahkan, rencana ini telah diuji coba beberapa waktu lalu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.