Kompas.com - 20/10/2013, 16:09 WIB
EditorI Made Asdhiana

Armada Inggris lainnya tetap berupaya mengganggu hegemoni Belanda. Perebutan berdarah Pulau Run akhirnya dibawa Inggris ke meja perundingan. Pada 1667 dalam Traktat Breada, Belanda rela menukar salah satu wilayah kolonialnya, yakni Nieuw Amsterdam di Pulau Manhattan, Amerika Serikat, dengan Pulau Run.

Ironinya, Nieuw Amsterdam yang oleh Duke of York (James II) diganti namanya menjadi New York, berkembang menjadi pusat peradaban modern dunia. Run justru kian tersisih, terisolasi, dan makin dilupakan.

Warga New York, seperti Cybill (55), yang satu perahu dengan kami, mengatakan, ”Saya sengaja ke Run untuk melihat pulau yang pernah ditukar dengan New York. Membandingkan New York dengan Run sekarang, bagai cerita dongeng. Tidak masuk akal,” tuturnya.

Tokoh masyarakat Pulau Run, Burhan Lohor, mengatakan, kendala utama warga Run adalah akses transportasi, komunikasi, dan air bersih. Selain itu, belum ada sekolah setara SMA di pulau tersebut.

Pulau Run kini dihuni 2.130 jiwa. Setelah pembumihangusan kebun pala oleh Belanda agar Run tak menarik lagi, mata pencarian masyarakat pun bergeser. Sekitar 70 persen warga Run kini nelayan, sisanya bertani cengkeh dan pala.

Sepuluh tahun terakhir, warga mulai menanam kembali pohon pala. Kini, warga mulai menikmati kembali ”harumnya” pala. Mereka bisa menyekolahkan anak-anak keluar pulau, hingga perguruan tinggi.

Uniknya, di ingatan setiap anak Pulau Run, ternyata tersemat cerita pertukaran Pulau Run dan New York, yang menurut Burhan, memang diceritakan turun-temurun. Sebuah kebanggaan semu. (Gregorius Magnus Finesso dan M Clara Wresti)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.