40 Industri Pariwisata Indonesia Pameran di London

Kompas.com - 04/11/2013, 09:54 WIB
Rombongan turis mancanegara menggunakan sepeda sewaan berkeliling di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (30/3/2011). Wisata kota tua dengan mengunjungi situs bangunan tua dan lokasi bersejarah merupakan salah satu paket yang digemari turis mancanegara yang berkunjung ke Jakarta. KOMPAS/LASTI KURNIA Rombongan turis mancanegara menggunakan sepeda sewaan berkeliling di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (30/3/2011). Wisata kota tua dengan mengunjungi situs bangunan tua dan lokasi bersejarah merupakan salah satu paket yang digemari turis mancanegara yang berkunjung ke Jakarta.
EditorI Made Asdhiana
LONDON, KOMPAS.com - Sebanyak 40 industri pariwisata dan empat Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yaitu DKI Jakarta, Batam, Buleleng dan Manado menjual obyek wisata dalam pameran pariwisata, World Tourism Market (WTM) 2012 di London.

WTM yang berlangsung di gedung Excel London, Inggris, 4-7 November 2013 dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu dan Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Republik Irlandia Hamzah Thayeb bersamaan meresmikan Paviliun Indonesia yang menampilkan replika kapal Phinisi.

Hal itu dikatakan Wakil Direktur Promosi Pariwisata Luar Negeri khusus wilayah Eropa-Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu di London, Senin (4/11/2013).

Menurut Agustini, dengan mengangkat Phinisi sebagai ikon dalam pameran mencerminkan potensi wisata bahari di Indonesia yang dapat terlihat dari banyaknya acara pariwisata bertema bahari yang berlangsung di Indonesia, seperti Sail Bunaken, Sail Banda, Sail Wakatobi-Belitung, Sail Morotai dan Sail to Indonesia.

Anjungan Indonesia menampilkan replika kapal Phinisi merupakan kapal layar tradisional khas asal Indonesia yang berasal dari Suku Bugis dan Suku Makassar di Sulawesi Selatan.

Dok. Kompas TV Sebuah pulau kecil dengan lubang di tengahnya bisa dijumpai sebelum masuk ke kawasan Kepulauan Wayag, Raja Ampat.
Agustini memaparkan keistimewaan partisipasi Indonesia dalam WTM London 2013 kali ini Kemenparekraf melakukan promosi bersama dengan Garuda Indonesia yang berencana membuka jalur penerbangan Jakarta-London via Sydney menempati stan yang berada di AS650 seluas 300 meter persegi.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran pariwisata WTM London dihadiri sekitar 8.000  pengunjung dan diikuti 5.000 peserta dari 184 negara dengan nilai transaksi sekitar 1.857 juta Poundsterling yang menjadi agenda tahun makin meningkat dan diharapkan nama Indonesia makin dikenal masyarakat di Inggris.

Hal ini seiiring dengan jumlah wisatawan Inggris yang berkunjung ke Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. "Inggris merupakan pangsa pasar Indonesia di Eropa dalam kontribusi jumlah wisatawan disusul Jerman," ujar Agustini Rahayu.

Agustini mengungkapkan jumlah wisatawan Inggris yang berkunjung ke Indonesia selama Januari-Agustus tercatat 141.509 atau meningkat 7,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebanyak 131.741. "Indonesia menargetkan sebanyak 200.000 wisatawan dari Inggris," ujarnya.

Kemenparekraf mengajak Putri Pariwisata, Retno Ambar Arum menjelaskan berbagai obyek wisata. Selain itu Abang dan None Jakarta juga ikut membantu mempromosikan obyek wisata di DKI Jakarta.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Cidomo di Gili Trawangan, Lombok, NTB.
Industri pariwisata yang ikut menjual berbagai obyek wisata di berbagai daerah di Indonesia di antaranya dari Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Papua.

Paviliun Indonesia juga akan menampilkan pertunjukan tarian tradisional oleh Pemda DKI Jakarta dari kelompok tari Ayoub Zykra dan Pemda Kabupaten Buleleng, dan diramaikan promosi kopi Indonesia pada coffee corner di Paviliun Indonesia.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Makan Makan
Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Travel Tips
Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Jalan Jalan
Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Whats Hot
Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Jalan Jalan
Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Jalan Jalan
Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Whats Hot
Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Jalan Jalan
Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Whats Hot
Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jalan Jalan
Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Travel Tips
Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Makan Makan
Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Makan Makan
BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

Whats Hot
Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X