Kompas.com - 09/12/2013, 10:51 WIB
Turis menelusuri Goa Manjang, goa lava yang terbentuk akibat peristiwa vulkanik, di Jeju Utara, Pulau Jeju, Korea Selatan, Jumat (22/11/2013). Pulau Jeju ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Alam Dunia tahun 2007. KOMPAS/MUKHAMAD KURNIAWANTuris menelusuri Goa Manjang, goa lava yang terbentuk akibat peristiwa vulkanik, di Jeju Utara, Pulau Jeju, Korea Selatan, Jumat (22/11/2013). Pulau Jeju ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Alam Dunia tahun 2007.
EditorI Made Asdhiana
SELAIN budaya dan alam, daya tarik wisata Korea Selatan juga tempat pengambilan rekaman untuk film. Tak sedikit pengunjung, termasuk dari Indonesia, datang hanya untuk melihat dari dekat lokasi tersebut dan tentunya bintang drama Korea. Pemerintah dan organisasi turisme setempat menangkap peluang itu.

Drama Daejanggeum (tahun 2003-2004), misalnya, menjadi daya tarik turis ke sejumlah tempat pengambilan rekamannya, seperti Goa Gunung Songak dan Museum Rakyat Jeju. Drama laris yang diputar berulang oleh beberapa televisi swasta di Indonesia ini mengisahkan kehidupan Jang-Geum, seorang koki, dan seorang dokter wanita terbaik ketika diskriminasi terhadap kaum perempuan masih terjadi di Korea.

Ada pula lokasi pengambilan rekaman film Chuno (2010), Iris (2010), Boys Over Flower (2009), The Great Merchant, Kim Man-deok (2010), All In (2003), dan Live is Beautiful (2010) yang tersebar di Pulau Jeju. Pulau Nam-I, lokasi pengambilan rekaman Winter Sonata, tak kalah menarik minat wisatawan.

Demam drama Korea diyakini menjadi salah satu pengungkit turisme Korea Selatan, termasuk dari Indonesia. Turis asal Indonesia, menurut data Organisasi Turisme Korea (Korea Tourism Organization/KTO), meningkat dari 95.239 orang tahun 2010, 124.474 orang tahun 2011, dan 149.247 orang tahun 2012. Hingga Juni 2013, turis asal Indonesia telah mencapai 83.006 orang.

Makanan halal

Akan tetapi, isu kehalalan makanan dan ketersediaan fasilitas ibadah bagi kalangan Muslim menyempil di tengah pertumbuhan itu.

”Ada kekhawatiran akan kehalalan makanan di Korea Selatan. Padahal, potensi wisatawan Muslim Indonesia terbilang besar,” kata Tubagus Irfan Farhan, Manajer Analisis Pasar dan Pengembangan Produk Garuda Indonesia Holidays.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akhir November 2013, KTO dan Garuda Indonesia Holidays mengundang sejumlah biro perjalanan, ulama, dan akademisi untuk berkunjung ke Korea Selatan. Selain meninjau infrastruktur ibadah, kunjungan juga untuk melihat makanan sajian yang halal.

Irfan menambahkan, khusus untuk menyediakan daging halal, pihaknya memesan daging yang disembelih sesuai syarat kehalalan. Kerja sama dengan KTO dan SAM Tour juga menyiapkan tempat-tempat ibadah.

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masdar Farid Mas’udi berpendapat tidak ada masalah dengan kehalalan makanan. Dengan info dari pengelola hotel dan rumah makan, konsumen bisa menghindari makanan tak halal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Travel Update
Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Jalan Jalan
5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

Jalan Jalan
Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.