Sail Raja Ampat Dorong Percepatan Pariwisata Bahari

Kompas.com - 28/03/2014, 13:04 WIB
Sebuah pulau kecil dengan lubang di tengahnya bisa dijumpai sebelum masuk ke kawasan Kepulauan Wayag, Raja Ampat. Dok. Kompas TVSebuah pulau kecil dengan lubang di tengahnya bisa dijumpai sebelum masuk ke kawasan Kepulauan Wayag, Raja Ampat.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Sail Raja Ampat 2014 dengan puncak acara yang dijadwalkan digelar di Raja Ampat, Papua Barat pada 21 Juni 2014, dan rencananya dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bakal mendorong percepatan pariwisata bahari Indonesia.

"Sejumlah kementerian/lembaga terlibat dan menyinergikan program sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan pariwisata bahari utamanya di wilayah Papua Barat," kata Ketua Pelaksana Sail Raja Ampat 2014 Sharif Cicip Sutardjo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (28/3/2014).

Menurut Sharif, yang juga Menteri Kelautan dan Perikanan itu, melalui pembangunan pariwisata bahari maka diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Papua Barat.

Apalagi, Sharif memaparkan bahwa keindahan alam dan panorama laut di Kepulauan Raja Ampat dinilai akan menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara.

Menteri Kelautan dan Perikanan menuturkan, penyelenggaraan ajang internasional Sail Raja Ampat 2014 dilakukan pemerintah dalam rangka pelaksanaan pembangunan serta kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

"Kegiatan sail juga menjadi model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil," ucapnya.

Selain itu, acara Sail Raja Ampat juga sangat efektif untuk mempromosikan wilayah Papua dan sekitarnya sebagai tujuan wisata nasional dan internasional.

Tema dari Sail Raja Ampat 2014 adalah "Membangun Bahari, Menuju Raja Ampat ke Pentas Wisata Dunia".

ARSIP KOMPAS TV Berenang bersama ikan pari manta di perairan Raja Ampat, Papua.
Sementara itu, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan tujuan Sail Raja Ampat juga dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan di daerah, memperbaiki infrastruktur, serta menstimulasikan investasi di daerah pelaksanaan.

Agung menuturkan bahwa kondisi pemandangan alam di Papua Barat juga layak dijadikan wisata kelas dunia. "Di sana ada 'Geo Park' (Taman Bumi) yang lebih bagus dari Halong Bay di Vietnam," ujarnya.

Selain itu, tambah Menko Kesra, acara puncak Sail Raja Ampat diselenggarakan pada 21 Juni 2014 agar bisa berbarengan dengan perayaan Festival Sentani di Papua yang digelar pada 19 Juni 2014.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X