Kompas.com - 17/08/2014, 10:43 WIB
Kompleks pemakaman Lo’ko Mata, Lembang Tonga Riu, Kecamatan Sesean, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (30/4/2014). KOMPAS/LASTI KURNIAKompleks pemakaman Lo’ko Mata, Lembang Tonga Riu, Kecamatan Sesean, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (30/4/2014).
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS - Masyarakat suku Toraja di Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan, diduga kuat merupakan satu rumpun dengan masyarakat di daerah Nias dan Batak. Ketiga suku masih mempertahankan jejak megalitik yang sama berupa batu-batu besar pelengkap ritual adat, kesamaan filosofi budaya, dan arsitektur.

Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Hari Untoro Dradjat mengatakan, suku Toraja, Nias, dan Batak sama-sama keturunan penutur Austronesia. Setelah bermigrasi ke Nusantara, 4.000-an tahun lalu, penutur Austronesia memisahkan diri ke berbagai tempat.

”Ada kesamaan filosofi budaya di antara ketiga suku ini, terutama pada soal menjaga keharmonisan hubungan manusia, lingkungan, dan hewan. Budaya material dan arsitektur dengan bentuk lengkungan di atap rumah juga sama,” tutur Hari, Jumat (15/8/2014), di Jakarta. (ABK)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.