Kompas.com - 17/08/2014, 18:17 WIB
Karkadeh, minuman khas yang terbuat dari rosella KOMPAS.com/SRI NOVIYANTIKarkadeh, minuman khas yang terbuat dari rosella
|
EditorI Made Asdhiana

Wilayah Kashmir terbagi oleh tiga negara: Pakistan, India dan Tiongkok. Di wilayah ini terdapat teh khas yang dinamakan Noon Chai, yaitu teh susu berwarna merah yang memiliki aroma semerbak. Karena warnanya, minuman yang satu ini kerap kali disebut dengan pink tea atau Kashmir Tea. Jangan terkecoh dengan bubuhan nama ‘noon’ di sini karena ‘noon’ adalah bahasa lokal yang berarti garam. Oleh karena itu, banyak orang yang menyebut seduhan teh ini dengan sebutan salt tea.

Unik memang, untuk membuatnya dibutuhkan bubuk teh, susu dan garam yang direbus bersama. Sedangkan warna merah jambu didapat karena penambahan baking soda. Rasa pahit teh berpadu gurih karena susu dan garam begitu terasa dalam seduhan minuman ini.

Kalau tak begitu suka rasa gurihnya, Anda bisa minta ditambahkan sedikit gula. Bisa juga ditambahkan potongan kacang almond, pistachio, sedikit rempah dan kayu manis. Di daerah asalnya, Noon Chai biasa dihidangkan dalam acara-acara istimewa yang memungkinkan mengundang banyak orang, seperti pernikahan ataupun saat kumpul keluarga. Pada dasarnya, sajian teh ini masih jarang dijajakan pada kedai teh di sana.

Teh Rosella dari Lebanon

Awalnya, bunga rosella tumbuh di India bagian barat. saat itu serat rosella digunakan menjadi bahan pembuatan tekstil, dan pada abad 14, sedang daun mudanya bisa dikonsumsi, bunganya dijadikan sirup, dan belakangan ini rosella dapat dijadikan teh. Kemudian seduhan teh rosella yang tenar diadaptasi oleh negara-negara lainnya, termasuk Lebanon. Oleh karena itu, pada penyelenggaraan festival kuliner khas Lebanon biasanya kita menjumpai minuman segar ini.

Saat ini, rosella juga populer di Indonesia.  Bahkan akhir-akhir ini diketahui bahwa teh merah rosella memiliki manfaat yang banyak sekali. Untuk menikmati the rosella tak perlu jauh-jauh ke negara asalnya, karena banyak kedai teh di Indonesia yang menyediakannya. Tanaman rosella memang tumbuh di daerah beriklim tropis.

Tak seperti jenis teh lainnya yang memiliki rasa pahit dan getir, rosella bercita rasa masam. Semakin pekat warna merah pada kelopak Rosella, rasanya akan semakin asam dan kandungan antioksidannya semakin banyak. Sayangnya kadar antioksidan dalam kelopak Rosella menjadi berkurang jika dikeringkan dengan proses pemanasan (dipanggang dalam oven). Kadar senyawa berkhasiat yang terkandung dalam kelopak Rosella berada pada tingkat tertinggi jika dikonsumsi dalam keadaan yang masih segar. Maka dianjurkan menyeduhnya dengan kelopak yang masih segar.

Matcha Tea dari Jepang

Berbicara soal Jepang, ada teh khas yang sangat terkenal. Lihat saja, semua restoran yang menawarkan menu Jepang pasti menyediakan Matcha Tea sebagai rekomendasi minumannya. Di Jepang, pohon teh tumbuh pada tempat yang tidak terkena matahari langsung, oleh karena itu, warna daunnya menjadi hijau terang. Dengan proses pengeringan dan penumbukan maka bubuk daun teh tersebut yang kemudian disebut dengan bubuk Matcha Tea. Matcha Tea berkualitas dihargai cukup tinggi karena prosesnya yang tidak sederhana.

Penyeduhan Matcha Tea ini sebenarnya sederhana saja. Pertama-tama bubuk Matcha Tea dalam cangkir dituangkan air mendidih, diaduk rata lalu diamkan dengan menutup cangkir tersebut selama kurang lebih 3 menit. Matcha Tea biasanya memang disajikan tawar begini saja tanpa tambahan gula.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.