Tips Pelesir Menggunakan Kapal Pesiar Bersama Turis Lansia

Kompas.com - 07/09/2014, 15:32 WIB
Dua wisatawan mancanegara, Rabu (22/1/2014), asyik duduk menikmati keindahan alam Kota Sabang, Aceh, dengan membelakangi kapal pesiar MS Artania yang mengangkut 970 wisman. SERAMBI/AZHARI Dua wisatawan mancanegara, Rabu (22/1/2014), asyik duduk menikmati keindahan alam Kota Sabang, Aceh, dengan membelakangi kapal pesiar MS Artania yang mengangkut 970 wisman.
Penulis Michael
|
EditorI Made Asdhiana

Naik ke Kapal

Jadi anda sudah memesan tiket dan mengutarakan kebutuhan khusus anda, sementara perusahaan pesiar tidak bisa memenuhi semua permintaan, kebanyakan kapal akan berusaha semampunya untuk memenuhi kebutuhan penumpang yang cacat dan memiliki gangguan ingatan.

Naik ke kapal lebih awal. Satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan menawarkan naik atau turun kapal lebih awal dan bantuan tambahan selama waktu-waktu penting tersebut. Anggota staf kapal pesiar bertanggung jawab menaikkan dan menurunkan orang dari kapal dengan efisien, jadi, memberi tahu staf tentang kebutuhan anda di awal dapat membantu mereka lebih siap dan menjalankan prosesnya semulus mungkin.

Area Publik. Berkeliling kapal seharusnya mudah karena area publik biasanya menyediakan koridor luas, jalur kursi roda, elevator dan bahkan lift untuk masuk dan keluar kolam renang. Kamar mandi dapat diakses dengan kursi roda dan beberapa perusahaan pesiar bahkan menawarkan unisex, atau kamar mandi keluarga sehingga kita bisa membantu orangtua saat di kamar mandi.

Membuat Perjalanan Lebih Berkesan

Identifikasi. Ketika di atas kapal, pastikan orang tua anda menggunakan gelang atau kalung ID setiap setiap saat. Tandanya harus benar-benar jelas dengan nama pengguna, nama kapal dan nomor kamar, bersama dengan nomor telepon dari pengasuh. Pastikan membawa foto terbaru orangtua anda. Walaupun semua orang diambil fotonya untuk tujuan identifikasi ketika naik ke kapal, akan memakan waktu bagi staf pesiar untuk mendapatkannya.

Pakaian. Pettite juga menyarankan memakaikan baju dengan warna terang atau baju yang unik untuk orang tua anda, jika mungkin, sehingga mereka gampang dikenali di kerumunan.

Pilih aktifitas. Kapal pesiar memiliki aktifitas yang sangat beragam yang dapat diikuti oleh para tamu. Ada kelas tari, pencicipan anggur, permainan bingo dan berbagai acara sosial. Ketika berwisata dengan kapal pesiar, anda tidak akan pernah bosan. Pastikan bertanya kepada orangtua anda acara dan aktifitas mana yang ingin mereka nikmati, dan anda dapat mengajak mereka ke aktifitas tersebut, atau bicara kepada anggota staf kapal pesiar apakah boleh untuk meninggalkan mereka selama aktifitas.

Tanya tentang alat pelacak. Kapal pesiar biasanya sebesar beberapa lapangan sepak bola panjang dan lebarnya. Sangat mudah untuk orang dengan gangguan ingatan untuk hilang di kapal besar, apalagi mereka yang demensia atau Alzheimer. Untuk mengatasi, perusahaan pesiar mulai menyewa perangkat canggih dengan pelacak GPS untuk penumpang selama pesiar. Aslinya didesain untuk anak kecil dan remaja, menggunakan teknologi canggih ini juga dapat digunakan pada orangtua, sehingga membuat anda lebih santai dan juga memberikan sedikit kebebasan bagi orangtua anda untuk menjelajah. Tidak semua kapal pesiar menawarkan teknologi ini, jadi tanyakan tentang ini saat anda akan memesan tiket.

Buat kamar anda gampang dikenal. Karena kapal pesiar sangat besar, koridor satu mirip dengan yang lain. Pettite menyarankan tamu mendekorasi pintu kamar orang tua mereka sehingga lebih mudah dikenali. Jika orang yang anda perhatikan sering berjalan-jalan, kemas alarm pintu kecil untuk memberitahukan anda ketika pintu kamar dibuka.

SERAMBI/M ANSHAR Turis dari kapal pesiar Noble Caledonia yang lego jangkar di lepas Pantai Ulee Lheue mengunjungi Museum Tsunami, Banda Aceh, Kamis (6/2/2014). Sebanyak 120 turis dari kapal tersebut melakukan city tour mengunjungi sejumlah situs sejarah dan tsunami di Kota Banda Aceh selama enam jam. Tahun 2013 hingga Februari 2014 tercatat 16 kapal pesiar singgah di perairan Aceh dengan kapasitas 120 hingga 500 penumpang.
Jadwalkan makan lebih awal. Makan adalah bagian terbesar dari pengalaman menggunakan kapal pesiar. Jika orangtua anda tidak suka keramaian, pesan meja untuk grup anda di awal pesiar. Ketika pergi ke ruang makan, pastikan mengambil rute yang sama untuk seterusnya agar mencegah kepusingan orangtua anda. Banyak perusahaan pesiar juga menawarkan alternatif makanan, jadi anda bisa makan di mana dan kapanpun sesuai yang anda suka, daripada harus makan di ruang makan formal di jam yang ditentukan. Dan jangan lupa, selalu ada layanan kamar.

Ingat, kapal pesiar adalah tempat yang memiliki ujung. Tamu tidak bisa turun seenaknya dari kapal dan berkelana terlalu jauh. Dilengkapi dengan saran-saran berikut, berpelesir dengan kapal pesiar seharusnya menjadi pengalaman yang menarik. Berwisata dengan kapal pesiar bersama orangtua tercinta adalah tentang membuat memori. Bahkan jika orangtua anda tidak bisa mengingat apa pun, maka anda akan mengenang memori tersebut.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Whats Hot
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Whats Hot
Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Whats Hot
Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Jalan Jalan
Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Whats Hot
Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Whats Hot
PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Travel Tips
Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Travel Tips
 Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Whats Hot
Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Whats Hot
Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Jalan Jalan
Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X