Jateng Berupaya Genjot Kunjungan Wisman

Kompas.com - 13/09/2014, 10:28 WIB
Sejumlah wisatawan asing tiba di Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan kapal pesiar MV Sea Princes, Senin (11/8/2014). Sebanyak 1900 wisatawan asing dari Singapura melakukan perjalanan ke Indonesia meliputi Lombok, Makassar, Semarang, dan Bali. TRIBUN JATENG/WAHYU SULISTYAWANSejumlah wisatawan asing tiba di Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan kapal pesiar MV Sea Princes, Senin (11/8/2014). Sebanyak 1900 wisatawan asing dari Singapura melakukan perjalanan ke Indonesia meliputi Lombok, Makassar, Semarang, dan Bali.
EditorI Made Asdhiana
SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggenjot jumlah kunjungan wisatawan, baik dari domestik maupun asing, untuk mengunjungi destinasi wisata yang ada di Jawa Tengah.

"Tahun ini target jumlah wisatawan asing yang masuk Jateng 400.000 orang, sedangkan hingga Juli sudah mencapai 170.000 orang," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jateng, Prasetyo Ariwibowo di Semarang, Jumat (12/9/2014).

Menurut Prasetyo, pihaknya berupaya terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan tersebut terutama pada masa liburan. "Harapannya pada akhir tahun nanti menjadi puncak jumlah kunjungan wisatawan karena bersamaan dengan libur sekolah dan cuti panjang bagi para pekerja," ujarnya.

Oleh karena itu, Disparbud Jateng mendukung kegiatan yang mengangkat sektor wisata seperti kegiatan travel fair yang dilaksanakan di Java Mal. Pada travel fair tersebut, sebanyak 27 pelaku industri pariwisata menawarkan paket wisata domestik ke Jawa Tengah, nusantara, dan mancanegara.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Pasangan turis dari Belanda memanfaatkan waktu singgah kapal pesiar yang membawa mereka dengan berjalan-jalan di Kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/1/2012).

Staf Ahli Menteri Bidang Jasa Ekonomi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kasminto mengatakan sangat mendukung kegiatan tersebut.

Menurut dia, saat ini semakin banyak orang yang menganggap bahwa berwisata bukan lagi menjadi barang mewah sehingga hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu. "Semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa melakukan perjalanan wisata merupakan kebutuhan di tengah kejenuhan aktivitas sehari-hari," ujarnya.

Kemenparekraf mendukung upaya pelaku industri pariwisata yang bukan sekadar menawarkan perjalanan wisata ke mancanegara tetapi justru lebih banyak menawarkan perjalanan wisata domestik. "Selama ini wisatawan asing tahunya kan Bali dan Jogja, padahal Jawa Tengah punya banyak obyek wisatawan yang tidak kalah menarik," kata Kasminto.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

Travel Tips
Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Travel Update
Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Travel Update
PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Travel Update
Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Travel Update
Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Travel Update
Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Travel Update
Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Travel Update
Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Travel Update
Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Jalan Jalan
Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X