Kompas.com - 21/09/2014, 15:38 WIB
Pemandangan pantai sepanjang jalan menuju Jembatan Cinta, di Pulau Tidung, Pulau Seribu, DKI Jakarta. Kompas.com/Robertus BelarminusPemandangan pantai sepanjang jalan menuju Jembatan Cinta, di Pulau Tidung, Pulau Seribu, DKI Jakarta.
|
EditorI Made Asdhiana
PULAU Tidung yang terletak di gugusan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, menyimpan daya tarik dari mitos yang melekat soal cinta. Lebel seputar kisah asmara itu ada di salah satu obyek wisata yang dikenal dengan sebutan Jembatan Cinta. Terletak di sisi barat Pulau Tidung, Jembatan Cinta menjadi penghubung antara dua pulau yakni Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil yang berpisah daratan. Panjangnya sekitar 800 meter.

Sebelum dibangun permanen, jembatan ini dulunya masih berbahan kayu. Sekeliling jembatan kini dipancang pagar setinggi satu meter, di dominasi cat berwarna biru. Wisatawan dapat berjalan kaki dari Pulau Tidung Besar menuju Pulau Tidung Kecil. Spot yang paling terkenal yakni di jembatan yang berbentuk melengkung dengan car pagar berwarna merah muda. Tingginya mungkin sekitar 4 sampai 5 meter. Kolong jembatan ini bisa dilalui perahu atau speed boat kecil. Percaya atau tidak, di lokasi inilah mitos asmara itu diyakini.

Kompas.com/Robertus Belarminus Wahana air di sekitar Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Pulau Seribu, DKI Jakarta.
"Mitos yang diyakni dari jembatan ini itu bermacam. Ada yang buat pasangan supaya langgeng, yang jomblo bisa dapat pasangan, atau yang baru putus bisa dapat yang lebih baik," kata Sugeng, berbincang dengan Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Pria yang menjadi pemandu renang di laut dekat Jembatan Cinta itu punya cerita menarik dari perkenalannya dengan para pengunjung. Kebetulan atau tidak, Sugeng mengaku pelancong wisata yang pernah mengunjungi Jembatan Cinta tak jarang memberi kabar "bahagia" selepas berlibur di sana. "Beberapa yang sudah pulang dari sini, entah kebetulan atau tidak itu ngabarin, ada yang sudah dapat jodoh, ada juga yang akhirnya milih nikah. Jadi saya itu tukaran kontak dan mereka ngabarin lagi," ujar Sugeng.

Kompas.com/Robertus Belarminus Pemandangan Pulau Tidung Kecil yang dihubungkan dengan Jembatan Cinta, di Pulau Tidung, Pulau Seribu, DKI Jakarta.
Jembatan Cinta memang menjadi salah satu yang diunggulkan di Pulau Tidung. Di lokasi ini, pengunjung bisa menanti sunset di ufuk barat. Suasana sunset begitu menarik untuk mengabadikan momen bersama pasangan. "Biasanya yang paling ramai itu hari Sabtu. Karena Minggu itu orang sudah mulai ancang-ancang pulang. Pengunjung di sini banyak dari Tangeran dan Jakarta," ujar Sugeng.

Beragam jajanan bisa ditemukan di sini. Oh ya, keripik sukun jadi makan khas di sini. Banyak saung-saung yang bisa dinikmati sambil memandang pasir putih menjadi ciri khas tepi pantainya. Pesona wisata lain juga bisa dinikmati. Wisata bawah laut juga menjadi destinasi bagi pengunjung. Pengunjung bisa menikmati snorkeling dan juga diving, lengkap dengan pemandu dari masyarakat setempat. Sugeng mengatakan, tak perlu khawatir karena pemandu renang sudah berpengalaman. Cukup dengan Rp 35.000 untuk menyewa alat snorkeling. Bila ingin di dampingi pemandu, tinggal menambah Rp 100.000. Pengunjung dapat menikmati melihat trumbu karang sambil memberi makan ikan dengan roti. Ikan-ikan akan berkumpul menghampiri.

Kompas.com/Robertus Belarminus Jalan menuju Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Pulau Seribu, DKI Jakarta.
Untuk snorkeling, lanjutnya, tidak hanya di perairan di sekitar Jembatan Cinta. Sugeng mengatakan, wisatawan dapat menikmati snorkeling di perairan lebih jauh. Hanya, mesti menyewa kapal berkapasitas 60 orang. Kapal ini disewa Rp 800.000. Bagi yang ingin mengabadikan momen di dalam air (underwater), tak perlu khawatir bila tak memiliki kamera sendiri. Di sekitar Jembatan Cinta tersedia jasa penyewaan foto underwater, disamping alat renang. "Harganya Rp 150.000," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, wisata airnya juga dilengkapi dengan wahana bermain seperti Banana Boat, Jetski, Kano, Donut Boat, dan lainnya. Khusus Jetski, kocek yang dirogok cukup dalam. Harga sewa sekali pakainya Rp 150.000 untuk 15 menit.

Jangan takut tak kebagian tempat penginapan saat liburan di sini. Di Pulau Tidung, banyak penginapan dari warga masyarakat setempat (home stay). Ada pula yang khusus dibangun untuk penginapan. Penginapan itu dibangun dengan polesan modern seperti perumahan di kota. Banyak warga menjadikan rumahnya sebagai tempat penginapan. Beberapa yang berdiri di dekat pantai menyuguhkan pemandangan pesisir laut. Harganya bervariasi, tergantung minat.

Kompas.com/Robertus Belarminus Gerbang menuju Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Menurut Sugeng, yang paling murah yakni Rp 350.000, sampai dengan Rp 500.000. Fasilitas yang ditawarkan berbeda-beda. Ada yang dilengkapi dengan AC, TV, dispenser, kamar mandi dan lainnya. Pemandangan home stay mudah di temui di jalan akses menuju Jembatan Cinta. Dari dermaga speed boat yang dikenal dengan sebutan dermaga batok, sekitar 1,5 kilometer ke Jembatan Cinta, berjejer home stay , baik sisi kiri dan kanan di jalan setapak yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

Travel Tips
PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

Travel Update
Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Travel Tips
Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah World Tourism Day 2022

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah World Tourism Day 2022

Travel Update
Hindari Pakai Gelas Hotel untuk Minum, Ini Sebabnya

Hindari Pakai Gelas Hotel untuk Minum, Ini Sebabnya

Travel Tips
12 Desa Wisata yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Ada Oro Oro Ombo

12 Desa Wisata yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Ada Oro Oro Ombo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.