Kompas.com - 11/10/2014, 18:56 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak 80 peserta dari 15 negara berkumpul di MesaStila, resor yang terletak di Desa Losari, Grabag, Magelang, Jawa Tengah. Mereka bersiap-siap mengikuti lari ultra 60K yang dimulai pukul 22.00 WIB, Sabtu (11/10/2014).

Para pelari ini berkumpul dalam rangka ajang lomba lari MesaStila Challenge Ultra 2014. Tak tanggung-tanggung, para pelari ini akan melewati empat gunung yaitu, Telomoyo, Merbabu, Gilipetung, dan Andong. Paling menantang tentu saja melewati puncak Merbabu di ketinggian 3.145.

"Inilah lari gunung atau ultra pertama di Jawa Tengah," ungkap General Manager MesaStila Isa Ismail Rauf saat ditemui Kompas.com di MesaStila, Magelang, Sabtu (11/10/2014).

Lomba lari yang diadakan MesaStila sudah memasuki tahun keempat. Sebelumnya nomor yang diperlombakan adalah trail (lari gunung) di 13K dan 21K. Namun tahun ini menambah nomor baru yaitu ultra 60K.

"Tantangannya beda dengan maraton atau lari di kota. Lari di gunung hanya dapat misalnya 10 kilometer, di bawah bisa 20 km," kata Isa.

Oleh karena itu, banyak pelari yang sudah terbiasa mengikuti lari maraton, mencoba tantangan yang lebih sulit dengan mengikuti acara tersebut. Apalagi, lanjutnya, berbeda dengan lari di perkotaan, pemandangan selama lari begitu cantik.

"Jadi pemandangan khas gunung, pohon, kebun, dan sawah. Kalau pas yang ultra nanti, lari di gunung, itu jalan berbatu. Hanya 10 persen yang jalan aspal," tuturnya.

"Di Indonesia, ultra baru ada tiga, Rinjani, Bromo-Tengger-Semeru, dan di sini," tambahnya.

KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Peserta MesaStila Challenge, Minggu (6/10/2013).
Tak hanya lari ultra 60K yang menarik, nomor 13K dan 21K juga. Sebab, peserta akan lari di rel kereta api. Mereka akan start di Stasiun Ambarawa, salah satu stasiun kereta api tertua di Indonesia. Berminat ikut lari MesaStila? Jika terlewatkan tahun ini, tahun depan acara serupa akan diselenggarakan di tanggal 3 Oktober 2015.

"Tahun depan, ultra akan tambah gunung jadi 5, yaitu Merapi," ungkap Isa.

Isa mengungkapkan empat tahun lalu hanya 62 peserta yang ikut lari. Tahun ini mencapai 262 orang. Acara ini tak hanya menumbuhkan semangat lari, tetapi juga dalam rangka mempromosikan pariwisata Magelang dan Jawa Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.