Pariwisata Indonesia Tak Bisa Lepas dari Eropa

Kompas.com - 18/10/2014, 14:18 WIB
Warga menikmati suasana di salah satu sudut pusat kota Aachen, Jerman, Senin (7/7/2014). Kota paling barat di Jerman yang berbatasan dengan Belanda dan Belgia itu dinilai sukses menyatukan tradisi dan kemajuan. KOMPAS/MUKHAMAD KURNIAWANWarga menikmati suasana di salah satu sudut pusat kota Aachen, Jerman, Senin (7/7/2014). Kota paling barat di Jerman yang berbatasan dengan Belanda dan Belgia itu dinilai sukses menyatukan tradisi dan kemajuan.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan pariwisata Indonesia tak bisa lepas dari peran negara-negara Eropa. Menurut Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Syamsul Lussa pariwisata Indonesia sudah dipromosikan sejak masa kolonial Belanda.

"Bahkan beberapa produk wisata Indonesia ini ada yang masih eksis," katanya saat pembukaan pameran wisata dan budaya Eropa "Destination Europe" di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (18/10/2014).

Ia menuturkan wisatawan Eropa masih menjadi bagian penting dari statistik pariwisata Indonesia. "Tahun lalu 8 juta wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia. Lebi dari 2,1 juta berasal dari Eropa," ungkap Syamsul.

ARSIP KEMENPAREKRAF Duta Besar Uni Eropa Olof Skoog, Staf Ahli Senior Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Syamsul Lusa melakukan tour di berbagai stand di pameran wisata dan budaya Destination Europe di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (18/10/2014). Pameran berlangsung sampai Minggu (19/10/2014).
Sementara itu, pada tahun 2013, ada sekitar 8 juta orang Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri. Namun sayang, tambah Syamsul, belum ada data yang menyebutkan jumlah kunjungan orang Indonesia ke Eropa.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X