Kompas.com - 20/10/2014, 17:31 WIB
Wisman di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Selasa (12/5/2014). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWisman di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Selasa (12/5/2014).
EditorI Made Asdhiana
KUPANG, KOMPAS — Setelah setahun, acara Sail Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dinilai tidak memberikan dampak positif bagi pariwisata di kawasan itu. Sail Komodo digelar pada Juli-September 2013 menghabiskan dana lebih dari Rp 30 miliar dengan tema ”Jembatan Emas Menuju NTT Menjadi Destinasi Pariwisata Dunia”.

Namun, dari penelitian yang dilakukan Komunitas Pramuwisata NTT, hingga Sabtu (18/10/2014) tak ada peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Labuhan Bajo dan Pulau Komodo secara signifikan tahun 2014. Setiap tahun, Taman Nasional (TN) Komodo rata-rata dikunjungi 60.000 wisatawan.

Wisatawan yang datang ke Labuan Bajo relatif stabil. Biro perjalanan tidak kreatif menciptakan paket wisata bagi wisatawan untuk menarik kehadiran turis ke TN Komodo.

Menurut Koordinator Pramuwisata NTT, Messakh Toy, di Kupang, dana Rp 30 miliar yang dipakai untuk Sail Komodo semestinya bisa dimanfaatkan untuk pengadaan air bersih, infrastruktur jalan, jembatan, dan pemberdayaan keterampilan masyarakat. Namun, dana itu hanya untuk kegiatan puncak acara Sail Komodo 2013, belum termasuk persiapan pelaksanaan sail.

”Kaus bertuliskan Labuan Bajo dan miniatur komodo pun didatangkan dari luar NTT, yaitu Denpasar dan Yogyakarta. Cendera mata khas Labuan Bajo atau komodo seharusnya diadakan di daerah itu sehingga lebih murah sekaligus memberdayakan perekonomian masyarakat lokal,” kata Toy.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Peserta Wonderful Adventure Indonesia Asia Pasific Hash 2014 di Pantai Pede, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (11/5/2014).
Setelah Sail Komodo, sejumlah pengelola dana ditahan penegak hukum karena diduga korupsi. Hal ini, kata Toy, menunjukkan sasaran penggunaan dana dalam Sail Komodo tidak jelas.

Pemerintah mengklaim, Sail Komodo 2013 memberikan dampak besar terhadap pembangunan perekonomian, khususnya pariwisata di Flores dan NTT, yang ditandai dengan peningkatan jumlah wisatawan yang datang. Namun, ujar Toy, jumlah wisatawan yang datang sebelum dan setelah Sail Komodo sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Bidang Informasi dan Promosi Dinas Pariwisata NTT Bona Rumat mengatakan, belum ada penelitian terhadap dampak Sail Komodo 2013. Namun, ia yakin Sail Komodo memberikan dampak positif bagi pariwisata di Flores dan NTT. (KOR)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Travel Update
Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Travel Update
Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Travel Update
Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Travel Update
Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Travel Update
Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Jalan Jalan
Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Jalan Jalan
4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

Jalan Jalan
Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Jalan Jalan
3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

Jalan Jalan
Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

BrandzView
Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
Sambut Event Besar, Ganjar Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Wisata Jateng

Sambut Event Besar, Ganjar Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Wisata Jateng

Travel Update
Syarat Wisata ke Nepal van Java Dusun Butuh Kaliangkrik, Magelang

Syarat Wisata ke Nepal van Java Dusun Butuh Kaliangkrik, Magelang

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.