Kompas.com - 07/12/2014, 12:09 WIB
Wisatawan melintasi Jembatan Cinta sepanjang 800 meter yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, di Kepulauan Seribu, Sabtu (14/5/2011). Pulau ini kian dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari. Pada hari libur, pulau yang memiliki lebar sekitar 200 meter dan panjang hanya 5 kilometer, ini ramai dikunjungi wisatawan. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYATWisatawan melintasi Jembatan Cinta sepanjang 800 meter yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, di Kepulauan Seribu, Sabtu (14/5/2011). Pulau ini kian dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari. Pada hari libur, pulau yang memiliki lebar sekitar 200 meter dan panjang hanya 5 kilometer, ini ramai dikunjungi wisatawan.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu, Micky Musleh membenarkan, bahwa paket wisata ke Kepulauan Seribu mengalami kenaikan sebesar Rp 50.000. Dengan naiknya harga paket wisata ini, kata Micky, maka harga paket yang ditawarkan menjadi Rp 350.000 sampai Rp 900.000 per orang untuk satu malam.

Micky juga mengaku, seluruh paket wisata di Pulau Pari, Tidung, Harapan dan Pramuka telah penuh dipesan wisatawan sejak November lalu. Meski demikian, warga di sana masih menyediakan tempat singgah atau homestay bagi wisatawan yang tetap berencana liburan ke pulau.

Hanya saja, kata Micky, fasilitas yang didapat akan berbeda, dibandingkan wisatawan yang berangkat menggunakan jasa agen perjalanan. Adapun perbedaan fasilitas yang didapat misalnya, tidak ada pendingin ruangan di rumah penduduk dan wisatawan yang berangkat tidak melalui agen perjalanan tidak akan bisa menikmati wisata alam bawah laut.

"Bagaimana mau menikmati wisata alam bawah laut seperti snorkeling, kan seluruh peralatannya sudah kami alokasikan untuk wisatawan yang menggunakan agen perjalanan," kata Micky, Sabtu (6/12/2014).

Oleh karenanya, lanjut Micky, wisatawan yang berangkat tidak melalui agen perjalanan biasanya hanya menikmati momen matahari tenggelam dan terbit, serta merayakan pesta kecil-kecilan seperti bakar ayam atau ikan.

Berdasarkan data dari Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu, jumlah wisatawan yang berkunjung selama periode libur natal dan tahun baru ini mencapai 50.000 orang. Adapun kunjungan wisatawan silih berganti sejak tanggal 26 Desember sampai 3 Januari 2015.

KOMPAS.COM/TRI WAHYUNI Cottage terapung di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta.
Meski jumlah kunjungan berada di kisaran 50.000 saat libur natal dan tahun baru, namun rupanya angka tersebut menurun dibandingkan tahun lalu. Pada libur natal dan tahun baru sebelumnya, jumlah kunjungan mencapai 70.000 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Micky pun menduga, turunnya jumlah kunjungan ke pulau wisata di Kepulauan Seribu, akibat cuaca yang kurang bersahabat dan naiknya harga BBM beberapa waktu lalu.

Walau cuaca beberapa hari ini tidak bersahabat, namun para wisatawan tidak perlu khawatir. Sebab para ojek kapal akan selalu berhati-hati dan selalu melihat perkembangan cuaca. "Kebetulan di Kepulauan Seribu kan banyak pulau, jadi apabila di perjalanan cuacanya buruk, ojek kapal akan menyandarkan kapalnya ke pulau terdekat. Begitu cuaca mulai membaik, perjalanan akan dilanjutkan," kata Micky.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.