Kompas.com - 02/01/2015, 18:06 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
MALAM tahun baru memang sudah lewat. Tapi ada yang tak terlupakan menjelang tahun baru 2015, jam 24.00 tanggal 31 Desember 2014. Saat itu, semua kuil besar Jepang pasti dikunjungi banyak sekali orang Jepang, ratusan ribu orang berkumpul di sana untuk berdoa, memohon semoga di tahun yang baru semakin sukses. Tentu sebelum masuk kuil direkomendasikan untuk bersih-bersih terlebih dulu di tempat yang telah disediakan.

Salah satu kuil yang sangat rapat dikunjungi adalah Ushiku di perfektur Ibaraki, Jepang, sekitar satu jam perjalanan kereta api dan taksi ke tempat itu dari tengah kota Tokyo. Tribunnews.com pun ke sana akhir tahun 2014 kemarin (31/12/2015). Macet luar biasa dan disarankan akhir tahun 2015 mendatang, apabila ada yang mau ke sana, sebaiknya jam 22.00 atau dua jam sebelumnya sudah harus ada di sana. Kalau tidak, untuk cari parkir mobil saja  perlu waktu dua jam. Sampai di sana, pasti sudah selesai acara penyambutan tahun cara orang Jepang.

Shutterstock Patung Buddha di Kuil Ushiku, Jepang.
Patung Buddha tertinggi di dunia ini (tercatat di Guinness Book of World Records pada tahun 1995), 120 meter, diselesaikan tahun 1993, termasuk 10 meter bangunan dasar dan 10 meter platform lotus. Sebuah elevator dapat membawa kita sampai ketinggian 85 meter ke lantai observasi.

Patung Amitabha Buddha tersebut dibuat dari perunggu. Kali ini dari jauh disoroti warna ungu biru dan merah atau pink bergradasi, dilengkapi sedkitnya lima lampu sorot sehingga dari jauh pun orang sudah dapat melihat patung tersebut meskipun di kegelapan sekalipun.

Tempat ini terkenal pula dnegan nama Ushiku Arcadia (Amida's Radiance and Compassion Actually Developing and Illuminating Area). Dibangun untuk memperingati kelahiran Shinran, pendiri Jodo Shinshu yang biasa dijuluki True Pure Land School  of Buddhism, pendiri sekolah Budha.

Di dalam patung itu ada empat lantai yang berfungsi seperti museum dan tempat pengajaran serta tempat Lotus (pundi-pundi tempat abu jenasah disimpan). Lantai pertama tempat pengenalan Budha itu sendiri dengan lukisan, patung Budha dan gambar-gambar terkait Budha. Semua ruangan adalah dilarang merokok.

Lantai kedua dengan penyajian berbagai benda ucapan terima kasih dari berbagai negara, jualan souvenir serta perlengkapan para penganut Budha serta penjelasan mengenai patung Budha tersebut.

Di lantai kedua pula kita bisa latihan menulis indah bahasa Jepang, Shodo, tetapi dengan kata-kata peribahasa Jepang yang penuh arti dan harapan-harapan untuk tahun yang baru ini. Biayanya 1.000 yen per orang termasuk kertas washi dan pen serta tintanya.

Lantai ketiga berisi Lotus tempat-tempat kecil sekeliling ruangan tempat penyimpanan abu jenasah. Juga dipakai untuk pengajaran dan doa umat Buddha. Lantai keempat berada tepat pada dagu Budha untuk melihat sekitarnya, menuju ke taman bunga serta taman indah di sekitarnya.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.