Kompas.com - 15/04/2015, 15:24 WIB
EditorI Made Asdhiana
MUNTOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung mendorong agar kegiatan tahunan napak tilas perjalanan Proklamator RI Soekarno saat diasingkan di Muntok menjadi salah satu agenda wisata.

"Napak tilas atau perjalanan Soekarno dan sejumlah pejuang Kemerdekaan RI dari Pesanggrahan Muntok sampai Menara Suar Tanjung Kalian cukup menarik dinikmati wisatawan. Kami akan jadikan kegiatan itu sebagai salah satu agenda wisata Bangka Barat," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Perhubungan, Pariwisata, Kebudayaan dan Informatika Kabupaten Bangka Barat, Eko Nugroho di Muntok, Selasa (14/4/2015).

Dia mengatakan, kegiatan napak tilas dengan berjalan kaki dari Pesanggrahan Muntok atau dahulu dikenal dengan Wisma Ranggam menuju Tanjung Kalian melewati sejumlah bangunan bersejarah dan menyusuri tepi pantai yang indah.

Menurut Eko, kegiatan susur wisata tersebut akan cukup menarik jika dikemas dalam bentuk wisata edukasi karena wisatawan bisa belajar secara langsung berada di sejumlah lokasi bersejarah di kota pusaka tersebut.

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Aneka kue yang dijajakan pedagang di Muntok. Muntok juga terkenal dengan sebutan ”kota seribu kue”.
"Sepanjang jalan yang dilewati Soekarno dan para pejuang Kemerdekaan RI dahulu cukup menarik dan penuh sejarah yang bisa membangun karakter nasionalisme, kami akan mendorong agar kegiatan itu bisa dibakukan menjadi agenda wisata daerah," katanya.

Dengan menjadi agenda wisata tetap, Eko mengharapkan ke depan kegiatan tersebut bisa lebih banyak mendatangkan wisatawan, baik lokal maupun nasional.

"Kami yakin kegiatan ini akan menjadi besar karena dalam kegiatan ini pengunjung akan merasakan kebesaran Soekarno dan semangat nasionalisme yang dimilikinya," katanya.

Selain menjadikan agenda wisata, lanjut Eko, pihaknya juga akan mempopulerkan kegiatan itu kepada seluruh sekolah dan perguruan tinggi di Babel.

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Kelenteng Kung Fuk Miau di Muntok, Bangka Barat, Bangka Belitung.
"Kami akan bekerja sama dengan pihak sekolah, Disdikpora Kabupaten Bangka Barat dan Disdik Babel agar seluruh sekolah dan perguruan tinggi mengirimkan perwakilannya dalam kegiatan itu, nanti kelompok pemuda, organisasi masyarakat juga akan kami undang agar semakin semarak," katanya.

Eko yakin jika kegiatan napak tilas bisa menjadi agenda wisata, kegiatan tersebut akan mampu menyedot kunjungan wisatawan nusantara. "Hanya ada beberapa daerah yang menjadi lokasi pengasingan Soekarno. Potensi itu yang harus digenjot untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Bangka Barat, khususnya Muntok," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Travel Update
Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta Targetkan 1 Juta Wisatawan

Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta Targetkan 1 Juta Wisatawan

Travel Update
Desa Wisata Hanjeli, Tawarkan Eduwisata Pangan yang Hampir Punah

Desa Wisata Hanjeli, Tawarkan Eduwisata Pangan yang Hampir Punah

Jalan Jalan
Tren Pariwisata Indonesia Menurut Google, Healing Jadi Kata Populer

Tren Pariwisata Indonesia Menurut Google, Healing Jadi Kata Populer

Travel Update
Wisata Sekaligus Olahraga, Cara Jitu Nikmati Indahnya Labuan Bajo

Wisata Sekaligus Olahraga, Cara Jitu Nikmati Indahnya Labuan Bajo

Travel Update
5 Tips ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Jakarta

5 Tips ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Jakarta

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.