Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/05/2015, 14:09 WIB
EditorI Made Asdhiana
BATAM, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)  menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) agar para pekerja kepariwisataan mampu menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai akhir 2015. "Sertifikasi perlu agar pekerja-pekerja sektor pariwisata mampu bersaing dengan tenaga kerja negara lain saat diberlakukan MEA," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti di Batam, Rabu (20/5/2015).

Guntur mengatakan, pekerja yang disertifikasi meliputi bidang perhotelan sebanyak 200 orang, Bidang biro perjalanan wisata 150 orang, jasa hiburan sekitar 50 orang. "Sertifikasi itu merupakan terobosan yang dilakukan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri. Karena di daerah lain, khusus perhotelan, sertifikasi pekerja hotel belum dilakukan," katanya.

Program sertifikasi pekerja sektor pariwisata, menurut Guntur, akan terus dilakukan sejalan dengan pembangunan dunia pariwisata Kota Batam dan seluruh wilayah di Kepri.

"Kegiatan sertifikasi terus berlanjut. Sehingga nantinya semua pekerja sudah memiliki standar sesuai dengan bidangnya. Tujuannya tentu agar tetap mampu bersaing dengan pekerja negara lain," katanya.

Kota Batam merupakan salah satu tujuan wisata mancanegara dengan jumlah kunjungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bali dan Jakarta. Rata-rata wisatawan asing masuk ke Batam dari Singapura dengan menggunakan jalur laut.

Di Kepri khususnya Kota Batam dan Lagoi di Tanjungpinang banyak berdiri hotel-hotel berbintang yang selalu ramai pengunjung terutama saat akhir pekan.

Salah seorang peserta sertifikasi, Fadillah Wahyu Fauzi yang bekerja pada sebuah hotel bintang empat kawasan Nagoya, Batam menyambut baik langkah Dinas Pariwisata Kepri tersebut. "Kami juga ingin memiliki sertifikat dalam bekerja agar kemampuan kami diakui. Artinya ada kemampuan dan bisa bersaing dengan pekerja lain," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+