Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rayu-merayu dan Basoeki Abdullah

Kompas.com - 29/09/2015, 19:51 WIB
MULAI seratus tahun yang lalu, Basoeki Abdullah masih saja merayu. Dengan ketampanannya, dengan aura dan tingkahnya yang flamboyan, dan tentu saja dengan karya-karyanya. ”Rayuan maut” itu dimampatkan dalam pameran Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah.

Begitu mautnya ”rayuan” seorang Basoeki Abdullah, hingga kurator Mikke Susanto kelabakan meringkas ”rayuan” sang maestro lukisan potret itu dalam pameran yang dikurasinya. ”Tidak ada tempat yang cukup bagi imajinasi besar bagi seorang Basoeki Abdullah. Demikian pula ruang pameran ini. Pasti kurang, dan pasti kurang,” tutur Mikke dalam pembukaan pameran Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah, Senin (21/9/2015).

Biarpun mengaku kelabakan, Mikke dan Bambang Asrini W yang bersama-sama menjadi kurator pameran itu cukup piawai membangun tujuh ”jalan potong” untuk memahami Basoeki Abdullah. Tujuh ”subtema” pameran yang mengurai sekaligus membangun benang merah di antara ribuan lukisan karyanya.

Salah satu ”jalan potong” terbaiknya adalah ”subtema” bertajuk ”Basoeki Abdullah dan Tiga Negara di Asia Tenggara”. ”Subtema” itu tak hanya menghadirkan bagaimana Basoeki menjadi pelukis kesayangan orang besar semacam Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, pasangan diktator Filipina Ferdinand dan Imelda Marcos, atau Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, tetapi juga menghadirkan dengan jelas berbagai kecenderungan rupa lukisan potret karya Basoeki.

Sang maestro kelahiran Solo, 27 Januari 1915, itu sudah mulai melukis potret Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit sejak tahun 1960. Ia kembali melukis keduanya pada 1963, sama-sama lukisan yang seluruh kanvasnya penuh dengan warna, menggambar seluruh anatomi tubuh tokoh yang dilukis, dan kaya ornamen.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

3 Mall Solo dekat Stasiun Purwosari, Bisa Jalan Kaki

3 Mall Solo dekat Stasiun Purwosari, Bisa Jalan Kaki

Jalan Jalan
Minimarket di Jepang dengan Latar Belakang Gunung Fuji Timbulkan Masalah

Minimarket di Jepang dengan Latar Belakang Gunung Fuji Timbulkan Masalah

Travel Update
Desa Wisata di Spanyol Binibeca Vell Terancam Ditutup Akibat Lonjakan Jumlah Wisatawan

Desa Wisata di Spanyol Binibeca Vell Terancam Ditutup Akibat Lonjakan Jumlah Wisatawan

Travel Update
Naik Whoosh, Dapat Diskon dan Gratis Masuk 12 Tempat Wisata di Bandung

Naik Whoosh, Dapat Diskon dan Gratis Masuk 12 Tempat Wisata di Bandung

Travel Update
7 Hotel Dekat Bandara Ngurah Rai Bali, Ada yang Jaraknya 850 Meter

7 Hotel Dekat Bandara Ngurah Rai Bali, Ada yang Jaraknya 850 Meter

Hotel Story
6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

Jalan Jalan
7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

Jalan Jalan
Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Travel Update
Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Travel Update
Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Travel Tips
Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Travel Update
Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Travel Update
Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Jalan Jalan
Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Travel Update
KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com