Kompas.com - 13/12/2015, 08:17 WIB
Wisatawan memasuki Lubang Mbah Suro yang merupakan salah satu peninggalan kegiatan tambang batubara di Sawahlunto, Sumatera Barat, Sabtu (30/5). KOMPAS/ISMAIL ZAKARIAWisatawan memasuki Lubang Mbah Suro yang merupakan salah satu peninggalan kegiatan tambang batubara di Sawahlunto, Sumatera Barat, Sabtu (30/5).
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya akan membuktikan untuk beberapa daerah yang fokusnya lebih ke pariwisata akan lebih sejahtera dengan indeks kemiskinan yang terendah.

Arief Yahya menggambarkan, dampak ekonomi kawasan pariwisata lebih dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jadi kalau pariwisata itu pemainnya kan masyarakat. Makan ya warungnya punya masyarakat atau hotel seperti di Sawahlunto, home stay istilahnya itu juga ke masyarakat. Lebih banyak kembalinya dibandingkan industri lainnya," kata Arief di Jakarta, Senin (7/12/2015) lalu.

Namun janji Menteri Pariwisata ini bukanlah hal yang mudah direalisasikan. Sejauh ini, pertambangan selalu dinilai lebih menjanjikan menyumbang devisa negara.

Sejauh ini, Indonesia baru memiliki satu kawasan bekas penambangan yang berubah menjadi kawasan wisata atau wisata tambang. Kawasan itu adalah bekas penambangan batubara di Sawahlunto, Sumatera Barat.

“Ternyata kalau kita konservasikan bekas tambang itu akan menghasilkan uang yang tidak lebih kecil bila tambangnya diteruskan," ucap Arief.

Saat ini Indonesia sedang mengajukan kawasan tambang Sawahlunto agar ditetapkan sebagai kota tambang warisan dunia ke UNESCO.

Tugas berat ke depan untuk isu pertentangan tambang dan pariwisata adalah membuktikan bahwa pariwisata akan lebih menyejahterakan mayarakat. Utamanya adalah kesadaran pentingnya pelestarian alam dan peninggalan sejarah.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Lubang Mbah Soero di Sawahlunto, Sumatera Barat.
Menpar mengakui, tantangan terberat adalah mengalahkan kepentingan ekonomi. Arief mencontohkan kawasan wisata tambang di Sovereign Hill, Ballarat, Australia. Kawasan tambang emas ini bisa menjadi acuan bagaimana pemerintah Australia mengkombinasi industri tambang dan pariwisata secara bersamaan.

"Kita harus bisa buktikan bahwa semakin dilestarikan akan semakin menyejahterakan. Kalau toh ada tambang itu sama sekali tidak ada salahnya untuk anak cucu kita sementara kita bisa eksplorasi dan kita bisa marketing-kan pariwisata," katanya.  

Mengenai pemetaan kombinasi pertambangan dan pariwisata, Kementerian Pariwisata baru bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Ke depan, Kementerian Pariwisata berencana juga membicarakan masalah ini dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Jalur Pendakian Gunung Lawu, Mana Favoritmu?

5 Jalur Pendakian Gunung Lawu, Mana Favoritmu?

Jalan Jalan
Kenapa Gunung Lawu Dianggap Sebagai Gunung yang Ramah Pendaki Pemula?

Kenapa Gunung Lawu Dianggap Sebagai Gunung yang Ramah Pendaki Pemula?

Jalan Jalan
Asyik, Danau Maninjau Akan Punya Cable Car

Asyik, Danau Maninjau Akan Punya Cable Car

Travel Update
Tiket Pendakian Gunung Lawu via Cemara Sewu akan Bisa Dibeli Online

Tiket Pendakian Gunung Lawu via Cemara Sewu akan Bisa Dibeli Online

Travel Update
Pendaki Pemula Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pendamping, Bagaimana dengan Jalur Lain?

Pendaki Pemula Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pendamping, Bagaimana dengan Jalur Lain?

Travel Update
Aturan Baru Pendakian Gunung Lawu via Karanganyar, Pemula Wajib Didampingi

Aturan Baru Pendakian Gunung Lawu via Karanganyar, Pemula Wajib Didampingi

Travel Update
Perancis Akan Sambut Turis Asing yang Sudah Vaksinasi Covid-19

Perancis Akan Sambut Turis Asing yang Sudah Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Aktivitas Seru di Telaga Batu Bogor, Berenang hingga Trekking

Aktivitas Seru di Telaga Batu Bogor, Berenang hingga Trekking

Jalan Jalan
15 Pulau Terbaik untuk Pensiun Tahun 2021, Ada dari Indonesia

15 Pulau Terbaik untuk Pensiun Tahun 2021, Ada dari Indonesia

Travel Tips
Periode Lebaran 2021, Penjualan Tiket Garuda Indonesia Turun 40 Persen

Periode Lebaran 2021, Penjualan Tiket Garuda Indonesia Turun 40 Persen

Travel Update
4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Berwisata ke Turki untuk Pemula

4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Berwisata ke Turki untuk Pemula

Travel Promo
Larangan Mudik, Tren Staycation di Hotel Diprediksi Meningkat Lagi

Larangan Mudik, Tren Staycation di Hotel Diprediksi Meningkat Lagi

Travel Update
Mudik Dilarang, Pegipegi Siapkan Strategi Spesial Lebaran 2021

Mudik Dilarang, Pegipegi Siapkan Strategi Spesial Lebaran 2021

Travel Promo
Mudik Dilarang, Tempat Wisata di Nganjuk Dipastikan Tetap Buka

Mudik Dilarang, Tempat Wisata di Nganjuk Dipastikan Tetap Buka

Travel Update
Rencana Rute Penerbangan Baru Sulawesi Selatan-Sulawesi Tenggara

Rencana Rute Penerbangan Baru Sulawesi Selatan-Sulawesi Tenggara

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X