Pulau Kecil di Bogor "Menyimpan" Vihara Tua nan Cantik

Kompas.com - 05/01/2016, 18:09 WIB
Altar di ruang utama Vihara Maha Brahma Pan Kho Bio di Pulau Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Kompas.com/Robertus BelarminusAltar di ruang utama Vihara Maha Brahma Pan Kho Bio di Pulau Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

BOGOR, KOMPAS.com - Pulau Geulis sebuah daerah di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Dalam Bahasa Sunda nama daerah itu jika diterjemahkan akan berarti "pulau cantik". Konon ia dinamai demikian karena dahulu kala di era kerajaan, daerah itu sering ada penampakan perempuan cantik.

Ada pula kisah tentang warga Belanda masa kolonial yang menyimpan istrinya di daerah ini. Terlepas dari namanya, kecantikan yang dapat ditemui saat ini yakni sebuah vihara tua yang ada di salah satu sudut Pulau Geulis. Namanya Vihara Maha Brahma Pan Kho Bio.

Ini adalah Vihara yang diyakini telah ada sejak abad ke-17 awal. Untuk sampai ke vihara yang tersembunyi di tengah padatnya pemukiman penduduk Pulau Geulis memang tak mudah.

Tapi jika sudah dekat lokasi, masyarakat setempat dapat ditanyai untuk menunjukan arah vihara. Beberapa waktu yang lalu, KompasTravel berkunjung ke vihara ini melalui Jalan Roda Jaya kemudian masuk ke Jalan Belong melewati Kantor Lurah Babakan Pasar terus ke arah Jalan Roda I.

Sampai akhirnya bertemu salah jembatan yang menjadi penghubung ke daerah Pulau Geulis. Maklum, daerah ini terpisah dengan daratan lainnya.

Yang memisahkannya adalah Sungai Ciliwung yang membelah dua diujung dan menyatu lagi di ujung daratan lainnya. Sehingga daratan di Pulau Geulis disebut pulau.

Tokoh Masyarakat setempat, Bram Abraham (59) mengatakan, kemungkinan pulau ini dahulunya adalah tempat persinggahan atau peristirahatan anggota Kerajaan Pajajaran dan juga Prabu Siliwangi.

Seiring dengan hancurnya Kerajaan Pajajaran akibat serangan Banten, Bram mengatakan sekitar tahun 1579, menurut cerita turun temurun, tidak ada kehidupan lagi di Pulau Geulis.

Kemudian, lanjutnya, Belanda melalui suatu perjalanan ekspedisi menyusuri Ciliwung akhirnya menemukan pulau ini.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X