Lombok Dipromosikan di Riyadh Travel Show 2016

Kompas.com - 01/03/2016, 16:18 WIB
Wisman memotret pedagang suvenir di Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Kamis (7/2/2013). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWisman memotret pedagang suvenir di Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Kamis (7/2/2013).
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia akan mempromosikan pariwisata ke pasar Timur Tengah melalui keikutsertaan dalam Riyadh Travel Show (RTS) pada 12-15 April 2016.

Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta, Senin (29/2/2016), mengatakan pasar Timur Tengah khususnya Arab Saudi merupakan salah satu pangsa dengan daya beli paling besar mencapai 1.750 dollar AS per orang per kunjungan.

"Kami akan promosikan Lombok yang sudah juara dunia untuk Halal Destination 2015 dalam RTS," kata Arief Yahya.

Kementerian Pariwisata akan ikut serta dalam Riyadh Travel Show (RTS) yang dilaksanakan pada 12 hingga 15 April 2016.

KOMPAS/SAMUEL OKTORA Dua laki-laki menampilkan atraksi budaya Presean dalam prosesi parade budaya yang merupakan rangkaian acara pembuka dalam Festival Lombok Sumbawa 2015, Minggu (4/10/2015), di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat. Presean merupakan salah satu seni bela diri di Pulau Lombok.
Pada kesempatan yang sama Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan dalam ajang RTS pihaknya akan bekerja sama dengan KBRI di Riyadh yang sudah menyewa lahan pameran sebesar 12 meter persegi, sedangkan Kementerian Pariwisata menyewa lahan pameran sebesar 24 meter persegi.

"Kami akan terus menggarap pasar Arab Saudi dengan promosi Pariwisata. RTS ini merupakan pameran untuk masyarakat umum atau publik di Arab Saudi," katanya.

Program ini, menurut Pitana, merupakan usaha Kemenpar untuk terus berpromosi ke Timur Tengah khususnya Arab Saudi.

Pada akhir tahun lalu pihaknya sudah bertemu dengan 260 pembeli (buyers) di tiga kota di Arab Saudi hingga pada April mendatang akan dimanfaatkan untuk melakukan penjajakan lebih lanjut.

KOMPAS.COM/JONATHAN ADRIAN Warga Suku Sasak sedang menenun di Kampung Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (12/11/2015). Produk yang ia buat dari mulai songket, sarung, hingga gelang.
Rencananya Kemenpar akan mempromosikan paket wisata Great Jakarta dan semua yang berkaitan dengan wisata yang disukai oleh masyarakat Arab Saudi.

"Target utamanya adalah Great Jakarta, yang di dalamnya ada Puncak, Bandung, dan dikombinasikan dengan wisata Halal Lombok. Kami akan tawarkan kepada mereka," ujarnya.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X