Pariwisata Sigi Terangkat lewat Gerhana Matahari

Kompas.com - 07/03/2016, 20:26 WIB
Keindahan Gerhana Matahari Total (GMT) yang banyak diburu orang. Foto ini diambil dari Pantai Penyak, 36 kilometer di selatan Pangkal Pinang, Bangka, Sumatera Selatan, saat terjadi GMT 18 Maret 1988. GMT akan kembali terjadi di wilayah Indonesia pada 9 Maret 2016. KOMPAS/KARTONO RYADIKeindahan Gerhana Matahari Total (GMT) yang banyak diburu orang. Foto ini diambil dari Pantai Penyak, 36 kilometer di selatan Pangkal Pinang, Bangka, Sumatera Selatan, saat terjadi GMT 18 Maret 1988. GMT akan kembali terjadi di wilayah Indonesia pada 9 Maret 2016.
EditorI Made Asdhiana
PALU, KOMPAS.com - Bupati Sigi, Irwan Lapata mengatakan festival seni dan budaya yang digelar dalam rangka menyambut gerhana matahari total (GMT) di daerahnya merupakan ajang promosi guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman).

"Ini salah satu promosi gratis yang diharapkan mendapat output yang bagus bagi pemerintah dan masyarakat di daerah itu," katanya di Desa Pakuli, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (7/3/2016).

Bupati Irwan mengatakan festival yang akan berlangsung sampai 9 Maret 2016 tersebut diikuti sebanyak 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Sigi.

Masing-masing kecamatan menampilkan sejumlah kesenian dan budayanya dan masyarakat, termasuk dari luar dan terutama wisman bisa melihat langsung dan diharapkan mereka tertarik.

Menurut Irwan, jika wisman sudah senang dengan kesenian dan budaya Sigi, maka mereka akan menceritakan kepada teman-temannya.

"Bahkan tidak menutup kemungkinan ada wisman yang ingin mempelajari lebih dalam lagi kesenian dan budaya di Kabupaten Sigi," kata Irwan.

Pemkab Sigi sangat berharap dengan kegiatan seni dan budaya serta GMT dapat mendorong semakin banyak wisman datang ke Kabupaten Sigi.

Semakin banyak wisman yang datang, akan semakin besar pula perolehan devisa dari sektor kepariwisataan yang memang menjadi sektor unggulan Kabupaten Sigi.

Sektor unggulan lainnya adalah pertanian dan peternakan.

Ke depan, lanjut Bupati Irwan, untuk meningkatkan kunjungan wisman dan perolehan devisa, Pemkab Sigi akan membenahi infranstruktur jalan, jembatan, listrik menuju lokasi-lokasi obyek wisata yang selama ini menjadi tujuan wisatawan.

"Saya akui beberapa lokasi obyek wisata di Kabupaten Sigi, jalannya belum bagus," kata Irwan.

Seperti di Kecamatan Lindu hingga kini belum bisa dijangkau kendaraan mobil, kecuali motor. Itupun kalau hujan deras sering badan jalan tertimbun longsor.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X