Kompas.com - 25/03/2016, 16:24 WIB
EditorI Made Asdhiana

Sebagai contoh, pengelolaan Ubud yang mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan budaya sekaligus bagi industri pariwisata.

Sisi positif pengembangan itu ialah industri dapat tumbuh. Jika selama ini stigma yang melekat, yaitu masuknya industri berpeluang merusak alam dan budaya, pencapaian Ubud adalah bukti salahnya cap itu.

Akan tetapi, Pitana menegaskan, masih banyak pekerjaan rumah untuk mempertahankan pencapaian predikat 10 besar destinasi terbaik dunia. Misalnya, tata ruang parkir yang perlu ditambah.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Didien Junaedy mengungkapkan, pencapaian predikat 10 destinasi terbaik Asia ataupun dunia adalah contoh keberhasilan promosi.

Masyarakat lokal sudah terlibat penuh terhadap pengembangannya. Tahun 2015, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali mencapai 4,085 juta orang atau naik 6 persen dibanding 2014.

Di tingkat Asia, selain Ubud, ada Siem Reap (Kamboja), Hanoi (Vietnam), Bangkok (Thailand), Hongkong, Tokyo (Jepang), Kathmandu (Nepal), New Delhi (India), Taipei (Taiwan), dan Hoi An (Vietnam).

KOMPAS/AYU SULISTYOWATI I Nyoman Jendra (49), pelukis asal Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, tengah sibuk menyelesaikan lukisannya di ruang pamernya, Rabu (11/12/2013). Ia salah satu pelukis yang setia mengembangkan seni lukis di Ubud yang dipengaruhi pelukis besar Walter Spies, Rudolf Bonnet, dan I Gusti Nyoman Lempad di era tahun 1930-an.
Jika Ubud beberapa kali dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia, ia selalu beranjak dari kesadaran warga yang memiliki modal dasar terbesar bernama kebudayaan.

Anak Agung Rai, perintis ARMA Museum Ubud, menyebut, itulah investasi paling mahal dan tiada duanya yang dimiliki Ubud. ”Belum tentu kita temukan di tempat lain,” katanya. (AYS/MED/CAN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.