Kompas.com - 28/05/2016, 12:05 WIB
Bebagai desain kaos Unchal Bogor yang menggambarkan cirikhas orang Bogor, seperti celotehan bahasa sunda, panganan dan minuman khas, hingga melukiskan kesan-kesan ketika ada di Bogor. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaBebagai desain kaos Unchal Bogor yang menggambarkan cirikhas orang Bogor, seperti celotehan bahasa sunda, panganan dan minuman khas, hingga melukiskan kesan-kesan ketika ada di Bogor.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

BOGOR, KOMPAS.com - Berbagai kata jenaka berbahasa Sunda bercampur Indonesia khas Bogor terpajang apik di Kandang Unchal. Unchal yang berarti kijang dalam bahasa Sunda ini menjelma menjadi oleh-oleh unik yang kini sedang tren di kota Bogor.

Kata-kata seperti “Bogor Never Dry”, “Sedia Payung Sebelum Bogor”, “USA Urang Sunda Asli”, “Goreng adalah kasep yang tertunda (Jelek adalah tampan yang tertunda)”, kerap membuat pengunjung toko ini nyengir saat membacanya.

Tak kurang ada 40-an desain kaus yang dipajang di toko tersebut. Sebagian besar desan menggambarkan keindahan, celotehan, kuliner khas, hingga problematika kota hujan tersebut.

Luthfi salah satu pelopor sekaligus CEO Oleh-oleh Unchal tersebut mengatakan ingin mengubah image oleh-oleh Bogor terutama kaus menjadi layak pakai. Ia mengatakan dahulu wisatawan membeli kaus Bogor hanya untuk membagikan ke orang, tidak dipakai sendiri dengan bangga. Ada anggapan kaus-kaus semacam itu memang tidak layak dipakai untuk bergaya.

“Ya, dulu oleh-oleh kaus Bogor asal ada gambar istana atau tugu kujang aja, bahan apalagi message-nya gak diperhatikan. Jadi saya coba buat sesuatu yang ‘wearable’ dari kualitas, sampe pesan yang diberikan buat wisatawan,” ujar Luthfi saat dikunjungi KompasTravel di pusat Kandang Unchal, Jumat (28/5/2016).

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Kaos Unchal Bogor, salah satu oleh-oleh di bidang fesyen yang kini mulai tersohor. Luthfi sang owner memperlihatkan desain kaos favorit pelanggannya, Jumat (27/5/2016).
Ia mencontohkan oleh-oleh suatu daerah yang kerap bangga dipakai oleh wisatawannya ialah Bali dengan Joger dan Jogja dengan kaus Dagadu. Ia berharap Unchal Bogor sendiri akan bisa bersaing bahkan lebih dari sisi kualitas.

Luthfi memulai usaha itu sejak tahun 2010 bersama temannya ini mengatakan mengambil nama Unchal berasal dari kata "uncal" yang berarti kijang. Kota Bogor memang terkenal dengan ratusan kijang yang menjaga Istana Kepresidenan. Selain itu, banyak filosofi kijang yang ia harapkan, seperti kecil tetapi lucu, cekatan, larinya gesit, dan cerdik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Makanya kesan-kesan yang disampaikan di kaus juga yang lucu. Semoga kita juga bisa jadi ikon, seperti 'uncal' di Istana Bogor. Dari kata 'uncal' berarti kijang, dimodif sedikit jadi 'unchal' biar gaul,” ujarnya.

Selain desainnya yang Bogor "banget", ia menyebutkan keunggulan lainnya ialah di kualitas bahan. Luthfi mencoba sejajarkan produknya dengan brand berbahan ternama yang menggunakan bahan premium.

Bahan Unchal Bogor ternyata tak bisa ditemukan di pasaran. Pabrik hanya mengeluarkan spesifikasi khusus dari benang, hingga kerapatan serat untuk satu brand.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.