Kompas.com - 11/08/2016, 05:14 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

"Ribuan orang mendengar itu. Kita tidak bayar kampanye, saya jadi bangga," tambah dia.

Jalan Surabaya pun, menurut Kim, menjadi satu-satunya jalan dengan nama kota di Indonesia di Korea. "Jalan Surabaya karena ada sisterhood," sebut Kim yang pernah menjadi Konsul Kehormatan Indonesia ini, mengenai nama Jalan Surabaya.

Mengenai ketidakkenalan orang Korea terhadap Indonesia diakui Kim yang sekarang menjadi Ketua Dewan Penasihat Kepresidenan Korsel bidang Perhutanan ini. Salah satu faktornya, karena nama India dalam bahasa Korea adalah Indo.

Hal itu membuat orang Korea bingung, membedakan Indonesia dengan India. "Tetapi dengan kesadaran, saat ini orang tahu Indonesia dengan India tidak sama," tutur Kim yang menjadi Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) ini.

Untuk itu, dia ingin, BIC dimanfaatkan sebesar-besarnya baik oleh warga Indonesia maupun Pemerintah Indonesia. Kim tidak mau gedungnya disewa oleh pihak lain yang tidak memiliki kaitan dengan Indonesia. Bahkan untuk perusahaan Korea pun dia tidak mengizinkan untuk menyewanya. "Saya tidak mau sewakan kepada perusahaan Korea. Saya hanya mau yang Indonesia," ujarnya.

Karena itu, saat Kantor KJRI pindah dari BIC, dia sangat terpukul. "Kantor KJRI tutup dengan alasan anggaran. Tapi saya sebenarnya beri sewa gratis itu. Saya hanya pungut 2.000 dollar AS untuk listrik dan kebersihan. Namun begitu mereka merasa berat. Jadi sekarang kosong," tuturnya getir.

Saat ini, setiap hari Sabtu, ruangan bekas Kantor KBRI di lantai 3 dipakai untuk Taman Kanak-kanak warga Indonesia di Busan. "TK buat anak-anaknya mahasiswa di sini. Orang tuanya juga bisa berkumpul. Itu semua gratis," sebutnya.

Ia menambahkan, setidaknya setiap sabtu ada 20 anak yang aktif datang, dari 30 yang terdaftar.

Selain kafe di lantai 1 dan di lantai 3 bekas ruangan,  pada lantai 2 BIC terdapat Galeri Seni Indonesia.  Kemudian di lantai 4 merupakan kantor Kim sebagai VITO, serta lantai 5 menjadi guest house khusus untuk warga Indonesia.

KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENA Salah satu ruangan bekas Kantor KJRI di Busan Indonesia Center
Tempat mengadu para TKI

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah November 2022

Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah November 2022

Travel Update
Tarif Kapal Ferry ASDP Naik Mulai 1 Oktober 2022

Tarif Kapal Ferry ASDP Naik Mulai 1 Oktober 2022

Travel Update
Yogyakarta Bersiap Jadi Tuan Rumah Asean Tourism Forum, Hampir Selevel dengan G20

Yogyakarta Bersiap Jadi Tuan Rumah Asean Tourism Forum, Hampir Selevel dengan G20

Travel Update
Pejabat Pelesiran ke Luar Negeri, Sandiaga: Foto di Nepal, padahal Ada Nepal van Java di Magelang

Pejabat Pelesiran ke Luar Negeri, Sandiaga: Foto di Nepal, padahal Ada Nepal van Java di Magelang

Travel Update
Pertalite Dirasa Lebih Boros, Ini 6 Cara Hemat Pakai BBM

Pertalite Dirasa Lebih Boros, Ini 6 Cara Hemat Pakai BBM

Travel Tips
Cara Pesan Tiket Museum MACAN Jakarta via Situs Web

Cara Pesan Tiket Museum MACAN Jakarta via Situs Web

Travel Tips
Paspor Indonesia Akan Berlaku 10 Tahun, Bagaimana jika Sudah Buat?

Paspor Indonesia Akan Berlaku 10 Tahun, Bagaimana jika Sudah Buat?

Travel Update
3 Desa Wisata di Gorontalo dengan Pemandangan Alam yang Unik

3 Desa Wisata di Gorontalo dengan Pemandangan Alam yang Unik

Jalan Jalan
Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Menparekraf Targetkan Peningkatan Jumlah Turis Asing dari Kapal Pesiar

Menparekraf Targetkan Peningkatan Jumlah Turis Asing dari Kapal Pesiar

Travel Update
Syarat Bikin Paspor untuk Dewasa dan Anak, Siapkan Kartu Keluarga

Syarat Bikin Paspor untuk Dewasa dan Anak, Siapkan Kartu Keluarga

Travel Tips
Cara Pembayaran Paspor, Lengkap dari via ATM sampai M-Banking

Cara Pembayaran Paspor, Lengkap dari via ATM sampai M-Banking

Travel Tips
Tarif Masuk Kebun Buah Mangunan di Bantul Naik Rp 2.000

Tarif Masuk Kebun Buah Mangunan di Bantul Naik Rp 2.000

Travel Update
Bakal Berlaku 10 Tahun, Ini Cara Membuat Paspor Terbaru

Bakal Berlaku 10 Tahun, Ini Cara Membuat Paspor Terbaru

Travel Tips
3 Fakta Hari Batik Nasional 2 Oktober, Bermula Dari Pengakuan UNESCO

3 Fakta Hari Batik Nasional 2 Oktober, Bermula Dari Pengakuan UNESCO

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.