Kompas.com - 16/11/2016, 08:03 WIB
Suasana Jalan Raya Bogor di Cimanggis, Kota Depok, Rabu (26/10/2016). Masih banyak pohon besar yang tersisa di kawasan ini. Dulu, sebagian besar adalah pohon asem. KOMPAS/AMANDA PUTRISuasana Jalan Raya Bogor di Cimanggis, Kota Depok, Rabu (26/10/2016). Masih banyak pohon besar yang tersisa di kawasan ini. Dulu, sebagian besar adalah pohon asem.
EditorI Made Asdhiana

SEBELUM Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels membangun Jalan Raya Pos dari Anyer hingga Panarukan, ia disebut membangun akses Batavia-Buitenzorg dulu. Jalan sepanjang 38 kilometer itu jadi akses utama Jakarta-Bogor, hingga Jalan Tol Jagorawi dibangun tahun 1974.

Sastrawan Pramoedya Ananta Toer dalam bukunya "Jalan Raya Pos, Jalan Daendels" menyebutkan, pada mulanya Daendels memerintahkan perbaikan dan pelebaran jalan Anyer-Batavia. Hal itu diawali dari lamanya waktu tempuh yang dibutuhkan dari Anyer menuju Batavia yang mencapai empat hari. Setelah diperlebar, waktu tempuh hanya satu hari.

Ia kemudian melanjutkan dengan ruas jalan Batavia-Buitenzorg (Bogor) yang disebut Pram, dibangun tanpa hambatan yang berarti karena medannya yang datar. Hambatan berbeda ditemui saat Daendels membangun ruas jalan Buitenzorg-Karangsembung (wilayah Cirebon) yang harus menembus gunung-gunung tinggi.

(BACA: 5 Tempat Wisata Sekitar Bogor yang “Instagramable”)

Jalan raya Batavia-Buitenzorg disebut Jan Karel Kwisthout dalam buku "Jejak-jejak Masa Lalu Depok" merupakan jalan yang lebih baru dibanding ruas jalan terusan yang sejajar dengan Sungai Ciliwung yang sudah ada pada abad ke-18. Karel mengatakan, jalan yang dibangun Daendels terletak lebih ke timur dan disebut Grote Postweg (Jalan Pos Besar).

Padahal, gagasan membangun Jalan Raya Pos itu baru muncul saat Daendels melakukan perjalanan darat pada 29 April 1808 dari Buitenzorg ke Semarang dan Oosthoek atau Jawa Timur. Dalam perjalanan, ia mengambil keputusan membuat jalan dari Bogor ke Karangsembung sepanjang 250 kilometer.

Berbeda dengan pembangunan Jalan Raya Pos yang banyak kisahnya, seperti adanya kerja paksa rakyat pribumi dan banyaknya jiwa yang dikorbankan, pembangunan jalan raya Bogor atau ruas Batavia-Buitenzorg tidak meninggalkan banyak jejak cerita. Mungkin hal itu disebabkan tidak adanya hambatan berarti yang muncul sebagaimana diungkapkan Pram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jalan Batavia-Buitenzorg membentang 38 kilometer dari Cililitan hingga Kedung Halang, Kota Bogor. Namun, penanda kilometer dihitung dari Monas, sehingga totalnya 55 kilometer. Sejajar dengan Jalan Raya Bogor ada saluran buatan, yang kini dikenal sebabai Kalibaru.

Beberapa bangunan tua yang masih tampak di ruas jalan ini ialah Pabrik Tepung Tapioka di Cibinong, Bogor, yang terbesar pada zamannya, juga viaduk (jembatan di atas jalan) milik PDAM.

Pipa yang ada di viaduk itu, ujar Kepala Satuan Kerja Metropolitan III Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Winarto, sejak dulu mengalirkan air dari Bogor ke Istana Presiden di Jakarta.

Bangunan lain di Jalan Raya Bogor rata-rata sudah berganti dengan bangunan lebih baru. Pohon asem di kanan-kiri jalan kini banyak yang hilang. Rata-rata hanya sisi jalan bersebelahan dengan Kalibaru yang masih ditumbuhi mahoni dan asem. Di seberangnya, pepohonan berganti menjadi bangunan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Travel Update
Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Travel Update
10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.