Karya Seniman Indonesia Unjuk Gigi di Pameran Seni Kontemporer Terbesar Sedunia

Kompas.com - 13/05/2017, 16:04 WIB
Peresmian Paviliun Indonesia di Venice Art Biennale 2017, Italia. KBRI ROMAPeresmian Paviliun Indonesia di Venice Art Biennale 2017, Italia.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

KOMPAS.com - Pameran seni kontemporer terbesar sedunia, Venice Art Biennale, kembali digelar untuk kali ke-57. Pameran bertajuk "Viva Arte Viva" itu dimeriahkan oleh 120 seniman dari 51 negara, termasuk Indonesia.

Adalah Tintin Wulia, seniman Indonesia kelahiran Bali yang menjadi wakil Indonesia dalam pameran kali ini. Karya-karya seninya dengan tema "1001 Martian Homes" dipajang di Paviliun Indonesia, daerah Arsenale, seluas 70 meter persegi.

"1001 Martian Homes bercerita tentang sejarah dalam sebuah cerita dalam cerita, untuk mengulurkan waktu dan ruang, dan menghubungkan kita semua," tutur Tintin seperti dikutip dari rilis KBRI Roma yang diterima KompasTravel, Jumat (12/5/2017).

Venice Art Biennale 2017 secara resmi dibuka untuk umum pada 13 Mei 2017. Meski begitu, Paviliun Indonesia beserta paviliun negara-negara lainnya diresmikan tanggal 10 Mei 2017.

Pada hari itu, para pengunjung khusus diundang oleh panitia Venice Art Biennale 2017. Kebanyakan dari mereka adalah seniman, jurnalis, dan selebriti asal berbagai negara.

Banyak yang datang secara khusus ke Paviliun Indonesia. Salah satunya adalah Maria Grazia Cucinotta, seorang selebriti terkemuka Italia yang tampak mengagumi desain Paviliun Indonesia berikut karya-karya yang ditampilkan di dalamnya.

Peresmian Paviliun Indonesia dilakukan dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sekaligus Ketua Komisioner Paviliun Indonesia, Ricky Pesik. Kemudian tumpeng diserahkan kepada Tintin Wulia, kurator agung Hujatnika, dan tamu undangan lainnya. Hadir pula Duta Besar RI (designate) untuk Italia, Esti Andayani, beserta staf KBRI Roma dan perwakilan masyarakat Indonesia di Italia.

Pada waktu yang sama, di Mal Senayan City Jakarta juga dilaksanakan kegiatan peresman Paviliun Indonesia oleh Kepala Bekraf, Triawan Munaf. Paviliun ini dibuat sama persis dengan yang ada di Venice Art Biennale 2017. Dua paviliun itu terhubung lewat koneksi internet.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X