Kompas.com - 30/05/2017, 22:05 WIB
Irisan tempe ThinkstockphotosIrisan tempe
|
EditorSri Anindiati Nursastri

Petaka di musim salju

Suatu saat ketika temannya yang membeli semakin berkurang, Rustono mulai menawarkan pada para pemilik resto, hotel, katering, dan sebagainya. Hari pertama ada 10 tempat menolaknya, hari kedua 15 tempat, hari ketiga 20 tempat, dan seterusnya. Tempe yang tak laku pun ia makan sendiri.

“Sampai tempat ke-30 saya mulai stress juga, mau ngomong pake kata-kata apa juga sudah tidak mempan, tidak akan diterima. Masa dari 30 tempat, satu pun gak ada yang mau terima? Akhirnya tanpa basa-basi, saya kasih saja ke orang lalu pergi,” ujarnya sambil memeragakan.

Saat memasuki musim salju, petaka pun bertambah panjang. Tempenya tak bisa diproduksi, karena suhu di luar mencapai minus 10  derajat Celcius. Sedangkan jamur pada tempe hanya tumbuh pada suhu 31 derajat Celcius. Belum lagi modalnya yang tak kunjung kembali.

Di sana ia mengaku sering termenung di rumah akibat frustasi dengan usahanya. Namun ternyata sang istrilah yang datang menyemangati.

“Istri saya datang dan mengingatkan tentang mimpi-mimpi yang pernah saya ukir di selembar peta Jepang. Saya menandai banyak kota, untuk kemudian hari tempe bisa tersebar di seluruh Jepang lewat kota itu,” ujarnya.

Penolakan-penolakan yang ia alami tak juga melunturkan semangatnya untuk bertarung di Negeri Samurai itu. Di tengah keterbatasan alat dan biaya, ia memanfaatkan selimut elektrik untuk menciptakan suhu ruangan 31 derajat Celcius agar tetap bisa memproduksi tempe.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Walau susah payah membuatnya, tempe masih tak kunjung laku. Penolakan demi penolakan seolah menjadi sahabat sejatinya kala itu.

Menurutnya saat itu (1999) merupakan titik terendahnya, ditambah anak pertama yang lahir. Strategi Rustono kala itu hanyalah menghemat apapun, membuat apapun dengan bujet paling minim.

“Kenapa saya teguh ditolak? Karena saya tahu impian saya jauh lebih besar dari tantangan yang saya hadapi, dan tau kalau mencapai impian itu tidak mudah. Jadi diperbesar saja impiannya sekalian yang konyol,” pekiknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Travel Update
Rute dan Aktivitas Wisata di Pantai Pasir Putih PIK 2

Rute dan Aktivitas Wisata di Pantai Pasir Putih PIK 2

Travel Tips
Sandiaga Bakal Sediakan Program Staycation untuk Tenaga Kesehatan di Seluruh Daerah

Sandiaga Bakal Sediakan Program Staycation untuk Tenaga Kesehatan di Seluruh Daerah

Travel Update
Dear Pemuda, Berani Coba 7 Aktivitas Ekstrem di Bali Berikut?

Dear Pemuda, Berani Coba 7 Aktivitas Ekstrem di Bali Berikut?

BrandzView
Perajin Anyaman di Desa Wisata Arborek Papua Barat Kehilangan Pembeli Akibat Pandemi

Perajin Anyaman di Desa Wisata Arborek Papua Barat Kehilangan Pembeli Akibat Pandemi

Travel Update
6 Tempat Wisata di Pantai Indah Kapuk, dari Pantai hingga Kuliner

6 Tempat Wisata di Pantai Indah Kapuk, dari Pantai hingga Kuliner

Jalan Jalan
4 Fasilitas Desa Wisata Saung Ciburial, Ada River Tubing

4 Fasilitas Desa Wisata Saung Ciburial, Ada River Tubing

Jalan Jalan
Promo DAMRI Khusus Hari Sumpah Pemuda, Ada Cashback Rp 28.000

Promo DAMRI Khusus Hari Sumpah Pemuda, Ada Cashback Rp 28.000

Travel Promo
Vegemite, Selai Kesukaan Orang Australia yang Rasanya 'Ajaib'

Vegemite, Selai Kesukaan Orang Australia yang Rasanya "Ajaib"

Jalan Jalan
5 Jenis Tari Topeng Cirebon yang Kian Langka

5 Jenis Tari Topeng Cirebon yang Kian Langka

Jalan Jalan
Masih Tren, Ini 6 Museum di Indonesia yang Bisa Dikunjungi secara Virtual

Masih Tren, Ini 6 Museum di Indonesia yang Bisa Dikunjungi secara Virtual

Travel Tips
Taman Mangrove Klawalu Sorong, Taman Wisata Mangrove Pertama di Papua

Taman Mangrove Klawalu Sorong, Taman Wisata Mangrove Pertama di Papua

Jalan Jalan
Itinerary 3 Hari 2 Malam di Mamuju Sulawesi Barat, Wisata Air Terjun Tamasapi

Itinerary 3 Hari 2 Malam di Mamuju Sulawesi Barat, Wisata Air Terjun Tamasapi

Itinerary
Tawangmangu Jadi Destinasi Wisata Kesehatan di Indonesia

Tawangmangu Jadi Destinasi Wisata Kesehatan di Indonesia

Jalan Jalan
Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Saung Ciburial dari Terminal Garut

Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Saung Ciburial dari Terminal Garut

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.