Mencicipi Soto Lamongan dan Kuliner Khas Jatim dengan Sentuhan Modern

Kompas.com - 08/06/2017, 20:34 WIB
Semangkuk Soto Lamongan dan es putri salju menjadi hidangan favorit di Resto Soto Lamongan Kedoya, Selasa (6/6/2017). Es putri salju merupakan hidangan yang didominasi kelapa muda, sedangkan Soto Lamonganya yang kaya akan rempah. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaSemangkuk Soto Lamongan dan es putri salju menjadi hidangan favorit di Resto Soto Lamongan Kedoya, Selasa (6/6/2017). Es putri salju merupakan hidangan yang didominasi kelapa muda, sedangkan Soto Lamonganya yang kaya akan rempah.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mencicipi soto lamongan atau kuliner khas Jawa Timur lainnya seperti rawon banyak tersedia di kedai-kedai kaki lima. Namun di tempat ini Anda bisa menikmatinya dengan sentuhan modern dan tetap menggugah selera.

Mengusung konsep soto lamongan yang bisa naik kelas, Vonny (67) membuat rumah makan yang mengutamakan kenyamanan dan higienis bagi pengunjungnya. Resto yang ia rintis sejak tahun 1980 bernama Soto Lamongan Kedoya.

“Saya kan latar belakangnya dari farmasi, jadi memang biasa sehari-hari sangat memperhatikan kebersihan, jadi pertama kali jual soto yang diutamakan juga soal higienisnya. Sampai sekarang masih rutin dapet sertifikasi higienis dari dinas,” ujar Vonny, pada KompasTravel, Selasa (6/6/2017).

(BACA: Ini Perbedaan Soto Lamongan dengan Soto Lainnya)

Sejak tahun 1980 Vonny dan suaminya merintis usaha soto. Berawal dari kekaguman suami terhadap masakan mertuanya, akhirnya mereka sepakat merantau ke Jakarta untuk membuka rumah makan dengan mengandalkan resep-resep andalan Jawa Timur dari ibunya tersebut.

“Dulu keluarga saya setiap minggu menu wajibnya soto, selalu soto dan dieksplor terus cara memasaknya, sampai dicoba suami saya ternyata enak sekali,” ujarnya.

Tak heran menu andalan di restonya hingga kini soto lamongan, hingga menjadi ciri khas dari nama restonya. Meski begitu ia juga tetap menjual aneka masakan Jawa Timur, seperti rawon, rujak cingur, nasi langgi, lontong balap dan masih banyak lagi.

(BACA: Terungkap, Ini Pelopor Penjual Soto Lamongan di Jakarta)

Saking banyaknya kuliner Jawa Timur yang ia sajikan, menu yang ada setiap hari tidaklah sama, beberapa hidangan spesial hanya ada di hari tertentu.

Seperti lontong cap go meh dan nasi kuning untuk Minggu-Selasa. Tahu telur dan lontong balap untuk Jumat-Sabtu. Nasi hijau, tehu tek-tek, dan nasi lodeh di hari Rabu-Kamis. Tahu campur dan sop kikil surabaya hanya di akhir pekan dan hari libur.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X