Kompas.com - 26/06/2017, 13:15 WIB
Aries Indra Kurniawan (12) bersama Maulana Gani Rauf (12) sedang duduk di jembatan yang merupakan jalan masuk Kampung Pelangi di Semarang, Jateng, seusai bermain, Kamis (26/4/2017). TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTOAries Indra Kurniawan (12) bersama Maulana Gani Rauf (12) sedang duduk di jembatan yang merupakan jalan masuk Kampung Pelangi di Semarang, Jateng, seusai bermain, Kamis (26/4/2017).
EditorI Made Asdhiana

SEMARANG, KOMPAS.com - Gaung keberadaan Kampung Pelangi, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah mulai mendunia.

Kampung Pelangi sudah menjadi salah satu tujuan wisata ketika berkunjung ke Semarang karena dinilai instagramable.

Pemkot Semarang melalui Dinas Penataan Ruang akan menambah beberapa fasilitas agar kawasan tersebut lebih menarik.

Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, Agus Riyanto mengatakan akan menambah panggung swafoto (selfie) di beberapa titik.

"Wisatawan datang ke Kampung Pelangi kebanyakan foto-foto atau selfie. Jadi kami akan tambah panggung selfie dengan latar belakang Kampung Pelangi," ujarnya, Rabu (21/6/2017).

(BACA: Penggemar Selfie, Ini 4 Kampung Warna-warni di Indonesia)

Agus mengaku tak menyangka jika keberadaan Kampung Pelangi mendapat perhatian dunia. "Awalnya Pak Wali Kota Semarang meminta saya untuk mengangkat daerah kumuh jadi baik. Ternyata sambutannya luar biasa. Banyak pengunjung datang dari mana saja," ujarnya.

Keberadaan Kampung Pelangi, menurut Agus, juga harus disambut baik oleh warga di kampung tersebut.

Hal ini perlu mendorong pemberdayaan masyarakat. "Bersyukur masyarakat di sana bisa menangkap peluang. Mereka membuat area gembok cinta. Membuat roti lapis warna-warni atau membuat es mambo warna-warni, juga membuat celengan warna-warni yang bisa jadi ciri khas ketika berkunjung ke sana," ujarnya.

(BACA: Kampung Warna Warni Teluk Seribu, Obyek Wisata Baru di Balikpapan)

Agus mengatakan pemberdayaan masyarakat harus dikembangkan agar warga tidak selalu bergantung ke pemerintah.

"Adanya pemasukan dari kegiatan ekonomi bisa disisihkan untuk mengecat kembali dinding yang sudah kusam. Selain swadaya, juga diharapkan adanya CSR dari pihak swasta," katanya.

Penataan kawasan Pasar Bunga Kalisari dan Kali Semarang tahap kedua akan selesai tahun ini. "Nantinya akan ada area parkir dan pusat kuliner di depan lapangan Kalisari. Akan dibuat jalan inspeksi dan pedestrian di sepanjang Kali Semarang," ujarnya.

Agus berharap kawasan Pasar Bunga Kalisari dan Kampung Pelangi bisa terintegrasi dengan Lawang Sewu, Museum Mandala Bhakti, dan pusat oleh-oleh jalan Pandanaran.

"Jadi nanti parkir cukup di museum. Lalu wisatawan jalan kaki ke Kampung Pelangi, Jalan Pandanaran atau Lawang Sewu. Seperti di kawasan Malioboro Yogyakarta," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.