Terbuai Slogan I Amsterdam, Kami Langsung Jatuh Cinta...

Kompas.com - 14/08/2017, 08:23 WIB
Bersepeda di Amsterdam, Belanda. Kota ini kabarnya memiliki 800.000-an sepeda. Amsterdam memang terkenal dengan sepeda. Saking banyaknya, perusahaan jasa transportasi sepeda bernama Yellow Bike mengeluarkan ide baru berkeliling Amsterdam, yang disebut Backie. NOVA DIENBersepeda di Amsterdam, Belanda. Kota ini kabarnya memiliki 800.000-an sepeda. Amsterdam memang terkenal dengan sepeda. Saking banyaknya, perusahaan jasa transportasi sepeda bernama Yellow Bike mengeluarkan ide baru berkeliling Amsterdam, yang disebut Backie.
EditorI Made Asdhiana

Di kejauhan terlihat Katrin dan Nhon melambaikan tangan menyambut kami. Katrin hanya mengenakan rok mini dengan jaket tipis sebagai atasan dan Nhon menenteng jaket sweater hoodie ekstra buat saya. Lumayan sebagai pengganti jaket tebal saya.

Memang agak bingung untuk menentukan pakaian apa untuk dibawa saat suhu udara tak menentu seperti Amsterdam, kadang panas namun bisa mendadak dingin ataupun hujan.

Kami siap menyusuri kota yang kabarnya memiliki 800.000-an sepeda ini. Amsterdam memang terkenal dengan sepeda. Saking banyaknya, perusahaan jasa transportasi sepeda bernama Yellow Bike mengeluarkan ide baru berkeliling Amsterdam, yang disebut ‘Backie’.

Backie adalah cara warga lokal pengendara sepeda dengan memberi tumpangan bagi turis secara cuma-cuma.

Anda hanya perlu mengidentifikasi sepeda yang dibelakangnya terdapat rangka berwarna kuning, melambai dan berteriak ‘Backie’ ke pengendara agar berhenti dan menawarkan tumpangan, dengan asumsi tujuan yang searah.

Desa Kinderdijk, desa kincir angin di Belanda.NOVA DIEN Desa Kinderdijk, desa kincir angin di Belanda.
Kata Nhon lagi, setiap tahun sekitar 8.000-an sepeda diangkat dari kanal di Amsterdam. Wow! Mungkin pengemudi sepeda di sini banyak yang ‘mabuk kopi’ saking banyaknya ‘kedai kopi’ di sini, pikir saya.

Kata Nhon lagi, jika ingin minum kopi carilah kedai bertuliskan ‘Cafe’ karena memang ‘Coffee Shop’ di Amsterdam tidak berjualan kopi, melainkan ganja.

Saat kami melewati beberapa kedai makanan, perut saya mulai minta diisi. Jajanan lokal kesukaan saya adalah Patat, yaitu gorengan kentang dimakan dengan keju kental atau mayonese.

Hari sudah sore namun kota yang dikunjungi 20 juta turis setahun ini semakin padat, hingga di jalanan kecil sekalipun.

Desa Kinderdijk, desa kincir angin di Belanda.NOVA DIEN Desa Kinderdijk, desa kincir angin di Belanda.
Kami mencoba menyusuri jalanan yang tidak begitu banyak dilewati turis. Semakin kecil jalan, kami menemukan kedai, toko ataupun restoran lokal menarik yang nyempil di antara kerumunan 1.500 bar dan kafe di kota ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X